Showing posts with label Seni Musik. Show all posts
Showing posts with label Seni Musik. Show all posts

Sunday, May 4, 2014

Apa itu "Aransemen Musik" ?





Aransemen adalah suatu teknik mengubah lagu tanpa mengubah inti dari lagu itu. Misalkan lagu “Jika Kami Bersama” yang aslinya cepat, dibuat lambat, tapi kita masih mengenalinya sebagai “Jika Kami Bersama”, bukan ?

Aransemen juga bisa saja penambahan lirik dan pengurangan lirik. Contohnya adalah “Too Sweet To Forget” dari Slank, padahal judul Indonesianya artinya adalah “Terlalu manis”. Tetapi kayak apa sih Aransemen lagu itu?






1) Pengubahan Ritme / Ritem Lagu

 


Apa itu ritme ? Adalah pola yang saya maksudkan dari ritme ini, yang paling gampang dari teknik ini adalah pengubahan lagu Pop ke Dangdut, anda pasti mengerti yang saya maksudkan sekarang, misalkan lagu “Suara” dari Hijau Daun didangdutin, sebenarnya meskipun hanya sederhana sebenarnya kita sudah mengaransemen lagu itu.

Yang lebih susah lagi dari ini, dari lagu “Rock” ke “Jazz”, wuh… sangat susah sekali.
 

2)Penambahan Nada




Salah satu cara yang cukup mudah, ya itu menambah – nambah sendiri nadanya, misalkan diantara 2 nada, tak ada nada “F” atau semacamnya, bisa ditambahkan. Ini juga bisa disebut sebagai Improvisasi.

Aransemen = Improvisasi


3)Penambahan Lirik



4)Overtune / Lowertune



Menaikkan tinggi dan rendahnya nada, misalkan dari Do = C, ke Do = D, atau ke Do = B, cara ini yang paling mantap, dan kadang – kadang saya pake juga, kalau di lagu yang mengalami Overtune atau sebaliknya.


5)Perubahan tempo



Biasanya untuk musik yang agak sedikit berbau teknologi / OST film – film aksi, seperti OST Mission Impossible, dll.







Pertama adalah intro. Awal lagu. Tujuan dari intro adalah untuk memberikan pendengar ide tentang seperti apa lagu itu istilahnya karakter dari lagu tersebut.

Kedua adalah pengait. Maksud Pengait disini adalah saat didengar intro dari lagu bisa menggambarkan ow.. ini yang nyanyi si pink atau ow ini lagunya ada queen... dari awal lagu saja orang sudah tahu jenis lagu dan ini improvisasi dari penyanyinya...

Dun.Dun.Duh.dun-duh-dun-duh-di-duh, dan Dun.dun-ti-duh.dun.dun.dun.duh.dunt.


istilahnya antar bait cocok dah.

Ketiga ayat tersebut. Kebanyakan lagu dengan vokal memiliki minimal satu ayat, namun tidak ada aturan yang harus dipatuhi. Ayat ini di mana sebagian besar gabungan lagu mulai cob5a didengarkan bernyanyi berlangsung.

Keempat adalah Chorus tersebut. Sekarang paduan suara adalah bagian dari lagu yang akan diulang setelah setiap ayat, tapi tidak semua lagu memiliki paduan suara. Dalam kasus lain gigitan debu, yaitu paduan suara. musik Pop memiliki penekanan yang lebih besar pada nada suara karena yang cenderung lebih enak didengarkan dan cenderung santai. Musik pop bisa memudahkan seseorang untuk mempelajari suatu aransemen

Kelima adalah Jembatan. Jembatan adalah bagian dari sebuah lagu yang bagian lain yang terpisah dari lagu tersebut. Seringkali pengulangan intro, dan / atau kail, atau variasi di atasnya.

Keenam adalah solo.ini adalah di mana instrumen salah satu genre musik (Pop digabung dengan rock) tetapi gaya rocknya lebih mendominasi pada suatu karya aransemen musik. Sering menggunakan variasi, semakin lama semakin kompleks pada intro dan hook.

Ketujuh adalah pengelompokan. Maksud pengelompokkan disini adalah dengarkan lagu favorit anda dan pikirkan dari lagu tersebut genre musik mana aja yang cocok atau sesuai dengan keinginan kita untuk mengaransemen suatu musik. ciri khas suatu pengaransemen musik terlihat dari langkah yang ini sehingga fokuslah untuk memilih musik atau fokus untuk melakukannya.

Kedelapan adalah hasil akhir dari semua yang disebutkan di atas. Di mana Anda sudah menghasilkan suatu karya aransemen musik yang membutuhkan waktu tidak sedikit istilahnya ini loh aransemen musik kita.

Terakhir adalah fade out. Akhir sebenarnya lagu. Ini bisa menjadi inti sebenarnya dari suatu lagu aransemen. Sebuah lirik yang kuat dari lagu diulang sampai memudar. Sepotong instrumental, dan sering hanya bermain sampai hook fades.




1. KENALI JENIS LAGUNYA

Kenapa kita harus mengenal jenis lagunya dulu? karena ada pepatah mengatakan "tak kenal maka tak sayang"nah lho! ini berguna untuk kita agar bisa merasakan ketukan dari alunan nadanya, dll. Proses ini penting karena akan berhubungan dengan, mau dijadikan jenis musik apa lagu kamu tersebut,apakah rock,pop,dangdut dan yang lainnya.


2. REFERENSI MUSIK

Referensi bisa di lakukan dr lagu orang lain yg sudah ada dipadukan dengan kreatifitas dan taste yang kamu-kamu miliki. Namun demikian saya meganjurkan sebaiknya jangan mengambil referensi dari lagu yang lagi hits saat itu, karena akan membuat efek seragam pada musik kita. Jika itu terpaksa dilakukan, usahakan hanya pada genre nya saja tp jangan mengambil sampel pola/pattern nadanya.

Idealnya sih sebaiknya aransemen anda juga mengambil referensi dari musik luar negeri walaupun sedikit, untuk memperkaya musik anda. Akan tetapi berhati2 dengan sistem plagiat, karena jika kita meniru sama persis maka lagu yang kita arrangesemen akan di cap sebagai plagiarism.


3. LYRIC

lirik perlu mendapat perhatiin khusus. Dalam beberapa kasus, saya pernah mengganti lirik lagu karena setelah di aransemen, merasa tema liriknya akan lebih bagus jika di ubah. Kualitas penulisan lirik jg harus diperhatikan, jangan sampai melenceng jauh dari tema2 yang sudah kita pikirkan.


4. TEKNIK PENGULANGAN (REPEATING)

Perlu diperhatikan juga teknik pengulangan bait2 maupun nada2nya, apakah akan menimbulkan kebosanan pendengar atau tidak. Jika setelah ditimbang2 kurang bagus, variasikan sedikit nadanya ataupun liriknya.


5. MASUKAN ORANG LAIN

Definisi orang2 disekitar versi saya sendiri: temen, pacar, sodara yang sering ketemu, tetangga. Biasanya orang2 yang tdk mengerti musik dan hanya sebagai pendengar saja lebih bagus jika diminta pendapatnya, karena mereka biasanya lebih mementingkan enak tidaknya lagu tersebut, bukan dari sisi kerumitan sebuah lagu.

Satu hal yang perlu dipahami, jangan terpaku dengan pemikiran dan pendengaran kita sendiri. Karena sejatinya kita menciptakan lagu untuk dedengar orang lain, bukan untuk diri kita.


6. COMBINATION THEORY (KOMBINASI TEORI)

Jika sedang dalam project membuat album, buatlah kombinasi antara lagu yang bertempo lambat, sedang dan cepat.

Saya melihat lagu bernuansa melow baik itu pop, maupun dari aliran rock, kebanyakan disukai. Tapi jangan terpaku untuk membuat seperti itu semua. jadikan lagu2 melow sebagai lagu hits pilihan kedua setelah lagu2 yg bertempo cepat dalam sebuah album


Element lain yang mendukung adalah :

-REFF

Memvariasikan reffrain sebaiknya dilakukan dibagian akhir lagu. Hal ini karena pada bagian reff ini biasanya bagian yg mudah diingat oleh pendengar. jika antara reff pertama dan kedua ada perbedaan nada yang terlalu mencolok, maka terdengar lagu tersebut tidak memiliki inti.

-KEBERSAMAAN

Jika kamu adalah sebuah band, ada baiknya mendiskusikan aransemen lagu bersama seluruh anggota. jangan hanya kamu sendiri atau beberapa orang saja, karena hanya akan membuat yg lain merasa tidak terwakili dalam lagu terebut.

Walaupun lagu tersebut milik kamu, usahakan agar kamu tidak memonopoli dalam masalah aransemen, hal tersebut akan membuat yg lain merasa memiliki lagu tersebut, sehingga mereka akan mengerahkan segala kemampuannya untuk lagu tersebut. hal ini penting agar tidak menimbulkan sifat 'masa bodo' dr rekan2 yang lain.

-ALIRAN MUSIK

Para personel dengan background musik yg berbeda-beda akan memperkaya musik yang dibawakan. Beruntung jika band kamu seperti itu. asalkan memiliki visi yg sama.

-Yess, LET'S GO!!

Setelah lagu kamu selesai di aransemen, dengarkan ulang lagu/aransemen tersebut. Tidak menutup kemungkinan masih ada beberapa bagian yg bisa di kulik lagi sehingga menghasilkan aransemen yg lebih keren dan enak di dengar.



DP




Friday, January 10, 2014

Lirik, Chord, Partitur, Not Angka, Instrument, dan Video Lagu Indonesia Raya


Salam Budaya,

Lagu kebangsaan kita, yaitu Lagu Indonesia Raya yang diciptakan oleh W. R. Supratman.


Lirik dan Chord Lagu Indonesia Raya

C
Indonesia tanah airku
G
Tanah tumpah darahku
G
Disanalah aku berdiri
C
Jadi pandu ibuku
C
Indonesia kebangsaanku
C7 F
Bangsa dan Tanah Airku
Dm C
Marilah kita berseru
G C
Indonesia bersatu
F
Hiduplah tanahku
C
Hiduplah negriku
G G7 C C7
Bangsaku Rakyatku semuanya
F
Bangunlah jiwanya
C
Bangunlah badannya
G C C7
Untuk Indonesia Raya
F
Indonesia Raya
C Am
Merdeka Merdeka
Dm G C C7
Tanahku negriku yang kucinta
F
Indonesia Raya
C Am
Merdeka Merdeka
Dm G C
Hiduplah Indonesia Raya


Partitur Lagu Indonesia Raya  

Klik disini untuk Download Lirik dan Not Angka Lagu Indonesia Raya dalam Word 
 








Semoga Bermanfaat.

Monday, December 23, 2013

SENI KARAWITAN : DEFINISI, LARAS DAN PERANGKAT GAMELAN

Karawitan berasal dari bahasa jawa rawit berarti rumit, berbelit – belit, tetapi rawit juga berarti halus, indah-indah. Sedangkan kata ngrawitberarti suatu karya seni yang memiliki sifat-sifat yang halus, rumit, dan indah






PENGERTIAN AKORD DAN MACAM-MACAM AKORD


Akord mempunyai arti yaitu kumpulan tiga nada atau lebih yang bila dimainkan secara bersamaan terdengar harmonis. Akord bisa dimainkan secara terputus-putus ataupun secara bersamaan. Contoh alat musik lainnya yang bisa memainkan akord adalah gitar (akustik dan listrik), organ, electone.


BELAJAR MENJADI DIRIGEN / CONDUCTOR



Istilah Dirigen (Belanda : dirigent; Inggris ;conductor) diartikan sebagai pemimpin dan pelatih (dalam hal ini, yang dimaksud adalah memimpin dan melatih sekelompok pemain musik atau paduan suara untuk memainkan karya musik). Jadi dirigen atau konduktor adalah orang yang memimpin sebuah pertunjukan musik/koor melalui gerak isyarat. Orkestra dan paduan suara biasanya dipimpin oleh seorang dirigen.




Sunday, November 17, 2013

Musik Tradisional Jawa


Indonesia negeri yang kaya dengan berbagai macam kebudayaan yang harus kita banggakan, karena suatu kebudayaan merupakan identitas pengekspresian dari suatu bangsa. Negara Indonesia terdiri dari berbagai beribu-ribu pulau dari Sabang sampai Merauke, dan setiap daerah memiliki beragam budaya sendiri yang merupakan identitas jati diri kehidupan mereka. Kesenian merupakan pengantar untuk mengenalkan kebudayaan kepada masyarakat luar, khususnya untuk wisatawan asing. Setiap daerah atau setiap provinsi memiliki alat musik tradisional. Terutama Jawa yang memiliki banyak ragam music, seperti musik tradisional Jawa.


Sejarah dan Jenis Gamelan di Indonesia



Negara kita terkenal dengan karya dalam berbagai hal. Mulai ari seni rupa, seni tari, seni musuik, seni peran dan amsih banyak yang lainnya. Salah satu unsur yang ada di seni musik Nusantara itu adalah gamelan




Lagu Daerah Indonesia


Lagu daerah yang ada di Indonesia jenisnya sangat beragam. Ada lagu anak-anak, lagu pop Indonesia, lagu barat, lagu Melayu, lagu Keroncong, lagu dangdut, lagu seriosa, dan ada lagu daerah. Lagu daerah ini adalah lagu yang mewakili daerah masing-masing yang ada di Indonesia.

Indonesia adalah negara yang sangat kaya akan lagu-lagu daerah karena sebagaimana yang kita ketahui bahwa negara Indonesia terdiri dari berbagai pulau dengan suku dan adat istiadat yang berbeda-beda satu antara satu daerah dengan daerah yang lainnya. Setiap daerah di Indonesia memiliki lagu daerah sehingga Indonesia menjadi kaya dengan lagu daerahnya. Apa dan bagaimana lagu daerah Indonesia itu?

Pengertian Lagu daerah Indonesia


Lagu daerah Indonesia adalah lagu yang berasal dari suatu daerah tertentu yang ada di Indonesia. Biasanya, lagu daerah ini bersifat kedaerahan dan memiliki lirik yang sesuai dengan bahasa daerahnya. Misalnya, lagu "Manuk Dadali" dari daerah Jawa Barat, lagu "Suwe Ora Jamu" yang berasal dari daerah Jawa Tengah, lagu "Gending Sriwijaya" yang berasal dari Sumatera Selatan, atau lagu "Inang" yang berasal dari daerah Batak.

Lagu daerah Indonesia ini biasanya hanya dinyanyikan khusus untuk daerah asalnya ketika ada acara-acara tertentu di daerah dan juga pencipta lagunya banyak yang tidak diketahui lagi siapa penciptanya.

Tuesday, October 1, 2013

PENGERTIAN KEBUDAYAAN DAN SENI

1. Pengertian Kebudayaan dan Seni

1.1. Pengertian Kebudayaan

Budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa Sansekerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Dalam bahasa Inggris, kebudayaan disebut culture, yang berasal dari kata Latin Colere, yaitu mengolah atau mengerjakan. Bisa diartikan juga sebagai mengolah tanah atau bertani. Kata culture juga kadang diterjemahkan sebagai “kultur” dalam bahasa Indonesia.

PENGETAHUAN DASAR BUDAYA DAN SENI


I.        PENGETAHUAN DASAR BUDAYA DAN SENI

Sebelum mengenal seni lebih jauh, perlu memahami pengertian seni budaya dengan benar. Istilah atau nama mata pelajaran “Seni Budaya”, memang dapat membingungkan pemahaman kita karena seni itu sendiri merupakan bagian dari budaya seperti ilmu-ilmu atau mata pelajaran lainnya..

 Namun makna yang dimaksudkan pada istilah tersebut adalah suatu ilmu yang mempelajari tentang seluk beluk seni sebagai salah satu hasil cipta, rasa dan karsa manusia atau yang dapat disebut dengan istilah “budaya”.


Tuesday, September 3, 2013

MACAM-MACAM MUSIK TRADISIONAL DAERAH






MUSIK GAMBUS

*     Daerah         : Sumatera (Riau)
*     Ciri-ciri        : - Bertangga nada minor
             - Pemusik sekaligus penyanyi
             - Syair lagu bernuansa Islam
*      Instrumen   : - biola
                          - rebana        
                          - gambus
*     Fungsi          : Media dakwah dan hiburan

Saturday, August 24, 2013

Seni Musik Peradaban Islam

Seni musik berkembang begitu pesat di era keemasan Dinasti Abbasiyah. Perkembangan seni musik pada zaman itu tak lepas dari gencarnya penerjemahan risalah musik dari bahasa Yunani ke dalam bahasa Arab. Selain itu, sokongan dan dukungan para penguasa terhadap musisi dan penyair membuat seni musik makin menggeliat. Apalagi di awal perkembangannya, musik dipandang sebagai cabang dari matematika dan filsafat. Boleh dibilang, peradaban Islam melalui kitab yang ditulis Al-Kindi merupakan yang pertama kali memperkenalkan kata ‘musiqi’. Al-Isfahani (897 M-976 M) dalam Kitab Al-Aghani mencatat beragam pencapaian seni musik di dunia Islam.
Meski dalam Islam terdapat dua pendapat yang bertolak belakang tentang musikada yang mengharamkan dan ada pula yang membolehkan. Pada kenyataannya, proses penyebaran agama Islam ke segenap penjuru Jazirah Arab, Persia, Turki, hingga India diwarnai dengan tradisi musik. Selain telah melahirkan sederet musisi ternama, seperti Sa’ib Khathir (wafat 683 M), Tuwais (wafat 710 M), Ibnu Mijjah ( wafat 714 M), Ishaq Al- Mausili (767 M-850 M), serta Al-Kindi (800 M-877 M), peradaban Islam pun telah berjasa mewariskan sederet instrumen musik yang terbilang penting bagi masyarakat musik modern. Berikut ini adalah alat musik yang diwariskan musisi Islam di zaman kekhalifahan dan kemudian dikembangkan musisi Eropa pasca- Renaisans:

Alboque atau Alboka

Friday, August 23, 2013

Musik Modern

Wilayah nusantara terdiri dari berbagai daerah/suku budaya, sehingga kaya akan keragaman seni musik. Musik nusantara sering diidentikkan dengan musik tradisional, sedangkan musik modern berasal dari Barat. Apakah nusantara tidak memiliki musik modern? Seiring dengan perkembangan jaman yang telah mengglobal, seni musik nusantara pun berinteraksi dan dapat pengaruh dari unsur-unsur musik Barat dan lahirlah musik-musik modern nusantara.
Pada umumnya, kaum muda saat ini lebih mengenal musik modern daripada musik tradisional/daerah. Hal ini dapat kita lihat pada setiap konser musik modern selalu dipadati oleh kaum muda dan juga kalau kita perhatikan media musik di HP/komputer kaum muda maka hampir 99,99% adalah album musik modern.

Musik modern nusantara dapat dekelompokkan ke dalam beberapa jenis, antara lain:
  1. Dangdut, ciri-cirinya: melodi dan harmoni sederhana, tangga nada cendrung minor, ekspresi berdasarkan keserasian lirik, beat konstan, lebih menekankan keindahan gerak.

  2. Pop, ciri-cirinya: melodi mudah diterapkan dengan berbagai karakter lirik, fleksibel dan mudah dipadukan dengan dengan jenis lain, lagu mudah disenandungkan dan mudah dipahami, harmoni tidak rumit, tempo bervariasi.
  3. Balada, ciri-cirinya: mirip dengan pop, tempo lambat dan sedang, pola melodi bervariasi, lirik ekspresif, mengisahkan suka duka kehidupan.
  4. Rock, ciri-cirinya: area nada luas, kekuatan terletak pada dinamika aransemen, lagu sulit disenandungkan, lirik lagu ekspresif, beat cendrung keras, tempo lambat/cepat, harmoni sangat rumit.

ILMU-ILMU SENI

ilmu seni harus dibedakan dengan seni. Seni itu soal penghayatan, sedangkan ilmu adalah soal pemahaman. Seni untuk dinikmati, sementara ilmu seni untuk memahami. Orang dapat ahli dalam menikmati seni, dan mampu menunjukkan karya seni yang baik, tetapi kalau ditanya mengapa sebuah karya seni bagus dan yang lain kurang bagus, belum tentu ia mampu menjawabnya. Padahal, pilihannya terhadap aneka karya seni yang baik selalu tepat. Orang jenis ini memang penggemar seni dan dapat menilai seni berdasarkan pengalamannya dalam bergaul dengan berbagai karya seni. Tetapi, seorang ahli seni yang sesungguhnya akan dapat memilih karya seni yang baik dan sekaligus mempertanggungjawabkan mengapa karya itu dianggapnya bagus. Di satu pihak terdapat peristiwa cinta seni tanpa memahami, dan di pihak lain mencintai seni dengan pemahaman. Cinta tanpa memahami dapat tidak setia dan tidak awet.

NAMA DAN NILAI NOT BALOK

A.POHON NOT
Sesuai dengan arti not balok di Kamus Besar Bahasa Indonesia pada bahasan di atas, yaitu not yang tidak dilambangkan dengan angka, tetapi dengan garis-garis dan tanda-tanda lain. Garis – garis yang dimaksud adalah garis paranada, sedangkan tanda – tanda lain yang dimaksud adalah, penuh tidaknya kepala not, ada tidaknya tangkai not, serta berapa banyak jumlah bendera yang ada pada tangkai not.

Pada bahasan ini, yang dimaksud dengan nama not adalah sebutan not tersebut, dan untuk nilai not berarti menjelaskan panjang pendeknya bunyi not tersebut jika dimainkan. Agar lebih mudah untuk belajar nama dan nilai not balok, sebaiknya cermati dahulu Pohon Not (Note Tree) berikut ini.

Pengenalan Umum Not Balok

A.BENTUK NOT BALOK
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia terbitan Balai Pustaka tahun 1989, not berarti tanda nada yang tentu pada musik; titi nada. Sedangkan menurut Kamus Musik (Pono Banoe), not berarti lambang yang melukiskan nada secara visual. Notasi Balok berarti tulisan musik dengan mempergunakan 5 garis datar guna menunjukkan tinggi rendahnya suatu nada.

Not balok digunakan untuk keperluan bermain musik, jadi untuk pemain musik, not balok merupakan sesuatu hal yang bisa dibilang sebagai makanan sehari – hari. Bentuknya yang terbilang aneh (beberapa orang menyebutnya sebagai gambar kecambah), kadang – kadang membuat seseorang bingung membacanya, karena dianggap tidak semudah membaca not angka.

Padahal jika seorang pemusik sudah bisa membaca not balok, maka pasti lebih mudah baginya untuk bermain musik berdasarkan not balok, daripada not angka. Secara umum bentuk not balok adalah kepala not yang berbentuk elips, memiliki tangkai, dan memiliki bendera di ujung tangkai, seperti gambar berikut:

Dalam bentuk umum di atas, kepala not digambarkan sebagai bulatan elips yang penuh, jika ada bulatan elips yang berrongga, berarti not balok tersebut memiliki nilai panjang pendek lain. Penentu panjang pendek not, selain bergantung pada gambar rongga kepala, juga digambarkan pada tangkai dan jumlah bendera.


B.MEDIA PENULISAN NOT BALOK
  1. Garis Paranada
    Not balok tidak akan berbunyi nada tanpa media penulisan yang tepat. Untuk bisa dibaca & dimainkan, not balok harus ditulis pada media yang disebut Garis Paranada. Garis paranada untuk musik melodis menggunakan 5 garis yang memuat 4 spasi. Namun untuk musik ritmis, jumlah garis umumnya mengikuti jumlah nada ritmis yang digunakan.

  2. Nada not balok
    Apabila not balok sudah ditulis pada garis paranada, maka not tersebut sudah bisa dibaca nadanya. Dalam membaca nada not balok yang perlu diperhatikan adalah kunci yang digunakan. Ada banyak kunci yang digunakan dalam bermain musik, namun pada umumnya hanya ada 2 (dua) macam, yaitu kunci G untuk nada treble dan kunci F untuk nada bass.

    Berikut nada pada garis paranada dengan kunci G

    Nada yang berada pada spasi, dari spasi paling bawah adalah F, A, C, & E. Cara gampang untuk mengingatnya, adalah nada dalam spasi paranada kunci G, FACE=muka.

    Atau cara lain untuk mengingat posisi pada garis paling bawah & paling atas adalah dengan menggunakan hafalan E-F-G, yang berarti, garis paling bawah E, paling atas F, pada kunci G.

    Sedangkan nada pada garis paranada dengan kunci F, adalah sebagai berikut:

    Posisinya pada dasarnya sama seperti pada kunci G, hanya saja pada kunci F, semua nada TURUN satu tingkat atau istilah nada FACE-nya turun satu level. Cara paling gampang untuk mengingat posisi nada pada kunci F adalah dengan menggunakan hafalan FGA, yang berarti, pada kunci F, garis paling bawah G, paling atas A.

    Tidak selamanya nada yang digunakan dalam lagu, hanya C, D, E, F, G, A, dan B. Namun ada kalanya nada-nada tersebut naik setengah atau turun setengah. Untuk menaikkan setengah atau menurunkan setengah nada, ada tanda yang disebut tanda kress ( ) dan tanda mol ( ). Tanda Kress ( ) untuk menaikkan setengah nada, sedangkan tanda mol ( ) untuk menurunkan setengah nada. Tanda ini diletakkan di depan (di sebelah kiri) not balok yang akan dinaikkan atau diturunkan nadanya.

Teknik vokal dan Paduan Suara

Tekik vokal
 
Teknik vokal adalah cara orang (manusia) menghasilkan suara yang baik, merdu dan indah sesuai keinginan pencipta lagu.Hal – hal  yang diperhatika dalam teknik volal adalah;

Intonasi, adalah teknik vokal yang berhubungan ketepatan nada (pitch) sehingga suara jernih dan nyaring serta enak didengar. Dalam hal ini syarat-syarat yang  diperlukan adalah ; pendengaran yang baik, kontrol pernafasan, dan rasa musikal.     

Artikulasi, adalah pengucapan atau pengeluaran nada yang jelas, atau teknik untuk memproduksi suara yang baik dalam mengucapkan suara yang jelas, nyaring dan merdu sehingga terdengar indah. Factor yang yang diperhatikan dalam hal ini adalah;sikap badan, dan posisi mulut.    

Pernafasan, adlah proses pengambilan, penyimpanan dan pengeluaran udara kembali. Pernafasan dalam bernyanyi ada tiga, yaitu pernafasan dada, pernafasan perut dan pernafan diafragma. Pernafasan yang baik digunakan dalm menyanyi adalah menggunakan diafragma, karena dapat menghasilkan suara murni dengan nafas yang panjang serta memperkecil ketegangan pada dada, bahu, dan leher.

Perkembangan Musik Jaman Dulu Hingga Sekarang

Sejak abad ke-2 dan abad ke-3 sebelum Masehi, di Tiongkok da Mesir ada musik yang mempunyai bentuk tertentu. Dengan mendapat pengaruh dari Mesir dan Babilon, berkembanglah musik Hibrani yang dikemudian hari berkembang menjadi musik Gereja. Musik itu kemudian disenangi oleh masyarakat, karena adanya pemain-pemain musik yang mengembara serta menyanyikan lagu yang dipakai pada upacara Gereja. Musik itu tersebar di seluruh Eropa kemudian tumbuh berkembang, dan musik instrumental maju dengan pesat setelah ada perbaikan pada alat-alat musik, misalnya biola dan cello. Kemudian timbulah alat musik Orgel. Komponis besar muncul di Jerman, Prancis, Italia, dan Rusia. Dalam abad ke 19, rasa kebangsaan mulai bangun dan berkembang. Oleh karena itu perkembangan musik pecah menurut kebangsaannya masing-masing, meskipun pada permulaannya sama-sama bergaya Romantik. Mulai abad 20, Prancis menjadi pelopor dengan musik Impresionistis yang segera diganti dengan musik Ekspresionistis.

A.Perkembangan Musik Dunia
Musik sudah ada sejak Zaman purbakala dan dipergunakan sebagai alat untuk mengiringi upacara-upacara kepercayaan. Perubahan sejarah musik terbesar terjadi pada abad pertengahan,disebabkan terjadinya perubahan keadaan dunia yang makin meningkat. Musik tidak hanya dipergunakan untuk keperluan keagamaan, tetapi dipergunakan juga un tuk urusan duniawi.

PERKEMBANGAN MUSIK DUNIA TERBAGI DALAM ENAM ZAMAN :


1.Zaman Abad Pertengahan

Zaman Abad Pertengahan sejarah kebudayaan adalah Zaman antara berakhirnya kerajaan Romawi (476 M) sampai dengan Zaman Reformasi agama Kristen oleh Marthen Luther (1572M). perkembangan Musik pada Zaman ini disebabkan oleh terjadinya perubahan keadaan dunia yang semakin meningkat, yang menyebabkan penemuan-penemuan baru dalam segala bidang, termasuk dalam kebudayaan. Perubahan dalam sejarah musik adalah bahwa musik tedak lagi dititikberatkan pada kepentingan keagamaan tetapi dipergunakan juga untuk urusan duniawi, sebagai sarana hiburan.

Perkembangan selanjutnya adalah adanya perbaikan tulisan musik dan dasar-dasar teori musik yang dikembangkan oleh Guido d’ Arezzo (1050 M)

Musik dengan menggunakan beberapa suara berkembang di Eropa Barat. Musik Greogrian disempurnakan oleh Paus Gregorius.


Pelopor Musik pada Zaman Pertengahan adalah :

1. Gullanme Dufay dari Prancis.

2. Adam de la halle dari Jerman.


2. Zaman Renaisance (1500 – 1600)

Zaman Renaisance adalah zaman setelah abad Pertengahan, Renaisance artinya Kelahiran Kembali tingkat Kebudayaan tinggi yang telah hilang pada Zaman Romawi. Musik dipelajari dengan cirri-ciri khusus, contoh nyanyian percintaan, nyanyian keperwiraan. Sebaliknya musik Gereja mengalami kemunduran. Pada zaman ini alat musik Piano dan Organ sudah dikenal, sehingga munculah musik Instrumental. Di kota Florence berkembang seni Opera. Opera adalah sandiwara dengan iringan musik disertai oloeh para penyanyinya.


Komponis-komponis pada Zaman Renaisance diantaranya :

1. Giovanni Gabrieli (1557 – 1612) dari Italia.

2. Galilei (1533 – 1591) dari Italia.

3. Claudio Monteverdi (1567 – 1643) dari Venesia.

4. Jean Baptiste Lully (1632 – 1687) dari Prancis.


3. Zaman Barok dan Rokoko

Kemajuan musik pada zaman pertengahan ditandai dengan munculnya aliran-aliran musik baru, diantaranya adalah aliran Barok dan Rokoko. Kedua aliran ini hamper sama sifatnya, yaitu adanya pemakaian Ornamentik (Hiasan Musik). Perbedaannya adalah bahwa musik Barok memakai Ornamentik yang deserahkan pada Improvisasi spontan oleh pemain, sedangkan pada musik Rokoko semua hiasan Ornamentik dicatat.


Komponis-komponis pada Zaman Barok dan Rokoko :

A. Johan Sebastian Bach

Lahir tanggal 21 Maret 1685 di Eisenach Jerman, meninggal tanggal 28 Juli 1750 di Lipzig Jerman. Hasil karyanya yang amat indah dan terkenal:


1. St. Mathew Passion.

2. Misa dalam b minor.

3. 13 buah konser piano dengan orkes

4. 6 buah Konserto Brandenburg

Gubahan-gubahannya mendasari musik modern. Sebastian Bach menciptakan musik Koral (musik untuk Khotbah Gereja) dan menciptakan lagu-lagu instrumental.

Pada akhir hidupnya Sebastian Bach menjadi buta dan meninggal di Leipzig



B. George Fredrick Haendel

Lahir di Halle Saxony 23 Februari 1685 di London, meninggal di London tanggal 14 April 1759. Semasa kecilnya dia sudah memperlihatkan bekat keahlian dalam bermain musik. Pada tahun 1703,ia pindah ke Hamburg untuk menjadi anggaota Orkes Opera. Tahun 1712 ia kembali mengunjungi Inggris. Hasil ciptaannya yang terkenal adalah ;

1. Messiah, yang merupakan Oratorio (nama sejenis musik) yang terkenal.

2. Water Musik (Musik Air).

3. Fire Work Music (Musik Petasan).

Water Musik dan Fire Work Music merupakan Orkestranya yang paling terkenal. Dia meninggal di London dan dimakamkan di Westminster Abbey.


4. Zaman Klasik 91750 – 1820)

Sejarah musik klasik dimukai pada tahun 1750, setelah berakhirnya musik Barok dan Rokoko.

Ciri-ciri Zaman musik Klasik:

a. Penggunaan dinamika dari Keras menjadi Lembut, Crassendo dan Decrasscendo.

b. Perubahan tempo dengan accelerando (semakin Cepat) dan Ritarteando (semakin lembut).

c. Pemakaian Ornamentik dibatasi

d. Penggunaan Accodr 3 nada.




Komponis-komponis pada Zaman Klasik antara lain :


1. Frans Joseph Haydn (1732 – 1809),

Lahir di Rohrau Austria, ia meninggal tanggal 31 Mei 1809 di Wina Austria. Karya ciptaannya yaitu : Sonata Piano, 87 buah kuartet, 24 buah opera, 100 buah simfoni, yang paling terkenal adalah The Surprisse Sympony. Dalam sejarah musik, Joseph Haydn termashur sebagai Bapak Simfony yang mewujudkan bentuk orkes dan kuartet seperti yang kita kenal sekarang. Di Wina ia diakui sebagai Komponis Austria yang handal.


2. Wolfgang Amandeus Mozart (1756 – 1791)

Lahir pada tanggal 27 januari 1756 di Salzburg Austria, meninggal tanggal 5 Desember 1791 di Wina Austria. Hasil karyanya adalah : Requiem Mars, 40 buah Simfony, Opera Don Geovani, Kuintet Biola Alto, Konserto Piano. Pada usia 3 tahun ia telah dapat menghasilkan melodi dan menerapkan accor pada hrpsikord. Pada usia 5 tahun ia telah mulai menciptakan lagu dan muncul didepan umum pada usia 6 tahun, kemudian bersama saudara perempuannya mengadakan Tour keliling Eropa. Pada tahun 1781 ia pindah ke kota Wina dan mengarang ciptaan-ciptaannya yang termaahur. Permainannya sangat menakjubkan, sehingga dijiluki Anak Ajaib. Biarpun memperoleh banyak sukses, tapi ia sangat miskin dan dalam keadaan yang sengsara, ia meninggal di Wina dalam usia 35 tahun dan dikuburkan di pekuburan fakir miskin. Ia menulis banyak komposisi dalam bentuk yang berbeda-beda tetapi berpegang kuat pada gaya klasik murni.


5. Zaman Romantik (1820 – 1900)

Musik romantic sangat mementingkan perasaan yang subyaktif. Musik bukan saja dipergunakan untuk mencapai keindahan nada-nada, akan tetapi digunakan untuk mengungkapkan perasaan. Oleh karena itu, dinamika dan tempo banyak dipakai. Komponis-komponis pada Zaman romantic adalah :

a. Ludwig Von Bethoven dari Jerman.

b. Franz Peter Schubert dari Wina.

c. Francois Fredrick Chopin dari Polandia

d. Robert Alexander Schumann dari jerman.

e. Johanes Brahms dari Hamburg Jerman.


Riwayat Haidup Komponis Zaman Romantik :


A. Ludwig Von Beethoven (1770 – 1827)

Lahir Desember 1770 di Bonn Jerman, ia meninggal tanggal 26 Maret 1827 di Wina Austria. Ia menamakan dirinya sebagai Pujangga Nada. Sejak usia 4 tahun dia belajar musik dibawah asuhan ayanhnya. Pada usia 17 tahun ia pergi ke Wina menemui komponis Mozart, kemudian Mozart memberi bimbingan musik kepadanya, sehingga ia dapat menjadi pemain musik yang baik danm komonis yang berbakat. Pada usia 30 tahun pendengarannya mulai berkurang, dan usia 50 tahun pendengarannya tuli sama sekali. Pada waktu ciptaannya Ninth Symphonies lahir, ia tidak mampu lagi mendengarkan hasil karyanya itu. Pada tanggal 26 Maret 1827, dia meninggal di Wina. Ia hidup dengan sangat menderita, tetapi mampu menciptakan Sonata dunia yang paling indah. Hasil ciptaannya antara lain :

- 5 buah sonata cello dan piano.

- 9 buah symfoni

- 32 sonata piano.


B. Franz Peter Scubert (1797 – 1828)

Lahir di Wina 31 Januari 1797, dia meninggal tanggal 19 Desember 1828, ciptaannya antara lain : Ave Maria, The Erl King, Antinghed Symphony, Gretchen At The Spining Sheel, The Wild Rose. Schubert mempunyai suara yang merdu dan menjadi penyayi paduan suara Imperial Choir. Kemudian ia memperdalam pengetahuan musiknya dibidang komposisi. Pada waktu meninggal, Ia tidak dikenal orang banyak dan berpasan agar dikuburkan dekat makan Beethoven. Dia meninggalkan 100 buah hasil karyanya, kebanyakan lagu-lagu solo.


C. Wilhelm Richard Wagner (1813 – 1883)

Lahir tanggal 22 Mei 1813 di Leipzig Jerman, meninggal 13 Februari 1883 di Venesia. Hasil ciptaannya antaralain : Tannhauser, Die Maistersinger Von Hurberg, Lohengrin, Der Fliegende Holander.




D. Johannes Brahms (1883 – 1897)

Lahir 7 Mei 1883 di Hamburg Jerman, ia meninggal 3 April 1897 di Wina Austria. Hasil ciptaannya : Hungarian Dance, Muskoor Ein Deusches Requiem, Kuartet gesek.. paa usia 14 tahun ia telah menjadi pianis yang baik. Dia adalah seorang komponis terakhir dari aliran Romantik, karyanya sangat indah.



6. Zaman Modern (1900 – sekarang)

Musik pada Zaman ini tidak mengakui adanay hokum-hukum dan peraturan-peraturan, karena kemajuan ilmu dan teknologi yang semakin pesat, misalnya penemuan dibidang teknik seperti Film, Radio, dan Televisi. Pada masa ini orang ingin mengungkapkan sesuatu dengan bebas.


Komponis-komponis pada Zaman Modern :

1. Claude Achille Debussy dari Prancis

2. Bella Bartok dari Honggaria.

3. Maurice Ravel dari Prancis.

4. Igor Fedorovinsky dari Rusia

5. Edward Benyamin Britten dari Inggris.

Fungsi Musik Secara Umum

Secara umum, fungsi musik bagi masyarakat Indonesia antara lain sebagai sarana atau media upacara ritual, media hiburan, media ekspresi diri, media komunikasi, pengiring tari, dan sarana ekonomi.
Sarana upacara budaya (ritual)
Musik di Indonesia, biasanya berkaitan erat dengan upacara- upacara kematian, perkawinan, kelahiran, serta upacara keagamaan dan kenegaraan. Di beberapa daerah, bunyi yang dihasilkan oleh instrumen atau alat tertentu diyakini memiliki kekuatan magis. Oleh karena itu, instrumen seperti itu dipakai sebagai sarana kegiatan adat masyarakat.


UNSUR-UNSUR SENI MUSIK

Inilah 7 elemen (unsur-unsur) yang harus terdapat pada musik:
 
1.Tangga nada
    Yaitu: Urutan nada yang disusun secara berjenjang,dibagi menjadi 2 :
·       -  Tangga nada mayor : Tangga nada yang berjarak 1 1 ½ 1 1 1 ½