Wednesday, September 11, 2013

Cara Mengcopy Artikel Pada Web Atau Blog Yang Tidak Bisa Diklik




Pada saat anda berselancar di internet, mungkin anda pernah menjumpai sebuah artikel yang tidak bisa diklik kanan mouse, karena pemilik website tersebut memasang sebuah script dari java script agar isi posting tidak dapat di copy dengan klik kanan mouse, memang sungguh sangat menjengkelkan, karena terkesan website tersebut terlalu menjaga agar postingnya tidak dapat di copy, sementara posting tersebut mungkin dibutuhkan untuk menyelesaikan tugas sekolah.

Tapi apapun yang mereka lakukan untuk memprotek posting mereka agar tidak dapat di copy, sebenarnya percuma dan sia-sia saja. Karena bagaimanapun juga tetap saja posting mereka dapat di copy dan disimpan di file pengunjung.

Ada beberapa cara untuk mengcopy website mereka antara lain :
Dengan menyimpan Website mereka ke file berbentuk HTML, caranya, pada browser klik menu file, Save Page As, maka website mereka dapat tersimpan beserta posting mereka di file komputer kita dan kita dapat membukannya secara off line.

Dengan cara menggunakan tombol Print Screen, kemudian di pastekan dengan menggunakan program adobe Photoshop atau Pain brush dan simpan dalam file berbentuk jpg/tif, kemudian dengan menggunakan fasiltas menu Recognize text using OCR, fungsinya untuk merubah gambar/foto menjadi teks.

Ini adalah cara yang paling mudah. Dengan cara mendisable atau menon aktifkan program java script, yang mencegah klik kanan dengan menggunakan sebuah addons mozilla firefox, nama program tersebut adalah RightToClick, silahkan Download Disini bila keluar pesan tidak dapat klik kanan, centrang kotak stop Klik kanan kemudian klik Ok, maka anda bisa menggunakan klik kanan mouse sepuasnya.

Tuesday, September 10, 2013

Cara Menambah Gadget di bawah Header

Selama ini mungkin kita hanya tahu bagaimana cara menambah Gadget di halaman bagian samping atau bagian bawah. Tapi bagaimana caranya kalau kita pingin menambah Gadget di bagian atas...?

Untuk mengetahuinya, silahkan ikuti langkah-langkah berikut ini :

1. Login ke blog anda
2. Klik Tata Letak
3. Klik Edit HTML
4. Beri tanda centang pada kotak kecil Expand Template Widget
5. Silahkan cari kode berikut ini di dalam template anda


<b:section class='header' id='header' maxwidgets='1' showaddelement='no'>


6. Jika sudah ketemu, silahkan ganti semua kode tersebut dengan kode berikut ini


<b:section class='header' id='header' preferred='yes'>


7. Klik Simpan Template

8. Selesai

Lomba Goesmart Bandung Awan Pengetahuan 2013



Media dari hasil teknologi yang mulai menjamur di seluruh lapisan masyarakat sekarang ini adalah situs jejaring sosial. Banyak sekali yang bisa kita manfaat dari adanya jejaring sosial, kalau kita bisa memanfaatkannya dengan baik.  Jejaring sosial juga bisa kita gunakan sebagai media belajar, seperti salah satu upaya yang dikembangkan oleh situs www.goesmart.com yang bertujuan untuk memanfaatkan jejaring sosial sebagai alat pencerdasan masyarakat Indonesia pada umumnya.

Salah satu program yang dibuat oleh
www.goesmart.com antara lain mengadakan lomba berhadiah. Lomba Goesmart kali ini bertajuk Bandung Awan Pengetahuan 2013 dengan kategori untuk semua guru, siswa, dan kalangan umum. Total hadiah 105 juta beserta sertifikat.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai lomba silahkan download di sini
Sumber : www.goesmart.com

Tuesday, September 3, 2013

MACAM-MACAM MUSIK TRADISIONAL DAERAH






MUSIK GAMBUS

*     Daerah         : Sumatera (Riau)
*     Ciri-ciri        : - Bertangga nada minor
             - Pemusik sekaligus penyanyi
             - Syair lagu bernuansa Islam
*      Instrumen   : - biola
                          - rebana        
                          - gambus
*     Fungsi          : Media dakwah dan hiburan

Monday, September 2, 2013

MACAM-MACAM JENIS UKURAN FOTO

Berapa sih panjang dan lebarnya ukuran foto 2x3 dalam cm?  3x4, 4x6, 2r, 3r, 4r, 5r, 6r, 10r, 11r, 12r, 16r, 22w, 24r, 30r,? ukuran terbesar? yang terkecil?  Ukuran postcard (kartu pos) yang sebenarnya  itu? Macam apa sebenarnya berbagai jenis-jenis  ukuran cetak foto yang ada di negara tercinta Indonesia ini ? Inilah jawabannya : daftar macam macam ukuran foto selengkapnya.



Ukuran 2x3
Lab foto tertentu
2,2  x   3,0 cm 
Ukuran 2x3
Ukuran foto KTP
2   x   2,7 cm 
Ukuran 3x4
Ukuran foto Ijazah
2,8   x   3,8 cm
Ukuran 4x6
Ukuran foto SKCK
3,8    x    5,6 cm
Ukuran 2R
2     x   3,5  inci
5,6  x  8,9 cm
Ukuran 3R
 3,5     x    5   inci
8,9  x  12,7 cm
Ukuran 4R
4      x    6   inci
10,2  x  15,2 cm
Ukuran 5R
5      x    7  inci
12,7   x   17,8 cm
Ukuran 6R 
6      x     8  inci 
15,2   x   20,3 cm
Ukuran 8R
8      x   10  inci
20,3   x   25,4 cm
Ukuran 8R Jbo
8     x    12  inci
20,3   x   30,5 cm
Ukuran 11R
11    x    14  inci
28     x   35 cm
Ukuran 12R 
12    x    15 inci
30     x   40 cm
Ukuran 12R Jbo
12    x    18 inci
30     x   45 cm
Ukuran 16R
16    x     20 inci
40    x    50 cm
Ukuran 20R
20    x    24 inci
50    x    60 cm
Ukuran 22R
20    x    29,5 inci
60    x    90 cm
Ukuran 24R
24    x    31,5 inci
60    x    90 cm
Ukuran 30R
30    x     40  inci
75    x  100 cm
Ukuran A4
8,268    x    11,693  inci
21    x  29,7 cm
Ukuran A3
11,693    x    16,535  inci
29,7  x   42 cm
Ukuran B5
6.929   x   9.843 inci
17.6  x  25 cm
Ukuran B4
9.843   x   13.898 inci
25   x   35,3 cm
Ukuran B3
13.898  x   19.685 inci
35,3  x   50 cm

  • Ukuran 2R = ukuran 6x9
  • Ukuran 3R = Ukuran kartu pos/postcard
  • Ukuran 8R = 10R (Bahasa sehari-hari)
  • Ukuran dompet = 7.5 x 5,6 cm
  • Jbo adalah Jumbo
Angka-angka  dalam satuan  cm adalah angka konversi dari inchi dan merupakan angka pembulatan.  Jadi yang lebih  tepat  adalah angka yang memakai satuan inchi. Silahkan di setting di program yang kita pakai.

Wednesday, August 28, 2013

TENUN SONGKET


SEJARAH TENUN
            Asal mula penemuan teknik tenun diilhami oleh sarang laba-laba. Sejak saat itu penguasa Mesir di tahun 2500 SM memerintahkan rakyatnya untuk membuat bentuk yang serupa untuk membuat busana para bangsawan pada saat itu.



DESAIN TEKSTIL


TEKSTIL
adalah sebuah hasil karya buatan manusia yang berfungsi sebagai alat untuk melindungi tubuh dari udara panas dan dingin, kebutuhan dari sikap kesusilaan, dan sebagai wujud/ bagian dari gaya hidup sebagai manusia modern.


Tekstil terbuat dari lembaran kain yang terbentuk dari anyaman benang lungsi dan pakan. Digunakan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan hidup dalam kebutuhan sandang dan sejenisnya.


DESAIN TEKSTIL

Desain tekstil adalah `rancangan motif dan corak baik struktur kain maupun permukaan kain dengn teknik titik,garis,bidang warna.

Proses merencana motif atau pola pada kain dengan memperhatikan fungsi,komposisi warna, bentuk, taawal/pra desain tata letak,harga dan bisa di produksi banyak,sambungan ,langkah dan pengulangan motif.juga dipikirkan keinginan pasar serta bisa laku dijual.


Desain

Artinya membuat pola-pola; proses merencana suatu karya seni yang terpakai dengan meningdahkan fungsi,komposisi warna,tata letak,bentuk,harga memenuhi keinginan pasar dan bisa dijual.

Tahap-Tahap desain:

  1. Desain awal/pra desain
    Rancangan awal desain, biasanya hanya brupa beberapa skets dengan beberapa alternative motif dan warna yang akan dipilih.
  2. Desain pengembangan/developing desain
    Sesudah ada yang terpilih dari pra desain maka angsung diproses lenngkap menjadi desain utuh dengan beberapa alternative lain untuk dipilih.
  3. Desain akhir
    Sesudah ada yang dipilih dari developing desain maka ditambah atau dikurangi sesuai dengan keinginan konsumen lalu dibuatkan color way-nya serta model sehingga menjadi satu port folio.

Unsur desain tekstil

Beberapa unsur yang harus diperhatikan di dalam membuat desain tekstil antara lain:

  1. Ide
  2. Motif
  3. Warna
  4. Teknik
  5. Ukuran
  6. Step dan repeat
  7. Joint
  8. Colour window
  9. Drapping model
  10. Presentasi

Jenis desain tekstil:

  1. Desain flora
  2. Desain fauna
  3. Desain geometris
  4. Desain abstrak
  5. Desain tradisional/etnik
  6. Desain polkadot
  7. Desain paisley
  8. Desain black and white
  9. Desain strip/garis
  10. Desain check/kotak

Perkembangan teknologi finishing tekstil dalam memberikan nilai pada permukaan kain yaitu painting, batik, cap, print.

Penggunaan alat produksi kain/motif dengan beragam jenis mesin:

  • Mesin otomatis
  • Mesin semi otomatis
  • Mesin computer
  • Era digital


Sejarah Tekstil


Di masa lalu nenek moyang kita yang sudah mulai mengenal dan berfikir untuk menutupi sebagian dari auratnya berusaha menutupinya dengan daun-daunan atau kulit kayu dll, kemudian mereka berfikir dan mencari akal untuk menganyam serat alam yang terbuat dari sejenis tumbuhan menjadi sebuah benang, dan akhirnya ditenun menjadi kain.

Maka diciptakan selembar kain sebagai alat untuk melindungi badan dari cuaca dan keadaan alam. Sejalan dengan ditemukannya ATBM yaitu alat tenun bukan mesin, maka dapat dibuatlah kain dengan cara yang sederhana.

Secara garis besarnya desain tekstil terbagi menjadi 2 bentuk. Yaitu:

1. Desain struktural

Adalah sebuah cara membuat desain pada kain yang dilakukan perubahan pada struktur kain itu sendri. Contoh antara lain adalah: tapestry, pembuatan seni serat yang diberlakukan hiasan struktur benangnya.

Yang dimaksud desain struktural yaitu bentuknya menyatu dengan struktur tenunan kainnya. Desain tersebut diperoleh dengan merubah variasi konstruksi tenunan, merubah variasi susunan bentuk maupun warna benang yang ditenun.

Celup ikat pada serat /benang di daerah NTT khususnya di Manggarai, watublapi dan Ende.dan juga berkembang di Timor Timur, Sumba,Waingapu dll.



Sekilas Tentang Batik Tuban

Sejarah Batik Tulis Tradisonal Tuban
Tuban sebagai salah satu wilayah di bagian Timur dari pulau jawa, memiliki satu corak kebudayaan yang unik, mengapa? Karena dalam sejarah wilayah ini telah masuk 3 tata nilai kebudayaan yang saling mempengaruhi, dan sampai sekarang kebudayaan ini masih tetap eksis dan sama-sama berkembang, tanpa membuat salah satu kebudayaan ini tersingkir. Ketiga kebudayaan tersebut adalah :
  1. Jawa, yang meresap saat wilayah ini dalam kekuasaan jaman Majapahit (abad XII-XIV)
  2. Islam, karena diwilayah ini hidup seorang ulama yang ternama yaitu Sunan Bonang (1465-  1525 M)
  3. Tiongkok(cina), karena di Tubanlah para sisa lascar tentara kubalai khan melarikan diri dari kekalahannya pada saat menyerang Jawa di awal abad XII, hingga kini masyarakat keturunan ini banyak bermukim di Tuban.

Proses interaksi ketiga kebudayaan ini berlangsung sekian lamanya hingga sekarang dan sangat mempengaruhi pola kehidupan masyarakat Tuban sampai kini.

Motif Batik Tulis Tradisional Tuban, apabila di cermati, terlihat betapa motif-motif tersebut sangat dipengaruhi nilai-nilai budaya jawa, islam, dan tiongkok. Gambar-gambar burung pada motif batik tulis Tuban jelas terlihat pengaruh dari budaya tiongkok, karena gambar burung yang dimotifkan pada batik tulis tersebut Nampak adalah burung”Hong”yang jelas tidak terdapat di wilayah Tuban.

Sedang pada motif bunga jelas terlihat adalah motif-motif tradisional yang sejak lama dibuat dihampir seluruh wilayah pulau Jawa. Sedangkan pengaruh islam pada motif batik tulis Tuban terlihat pada motif dengan nama yang religious seperti kijing miring.

Dahulu batik tulis ini hanya digunakan untuk upacara-upacara tradisional masyarakat Tuban seperti sedekah bumi, pernikahan, pemakaman.

Pada perkembangan jaman, sekarang ini penggunaan batik tulis Tuban tidak hanya untuk upacara-upacara adat, namun telah meluas pada penggunaannya seperti ; taplak meja, sarung bantal, dekorasi, hiasan dinding, model baju modist baik untuk pria dan wanita.

Dari hal-hal tersebut diatas jelaslah bahwa batik tulis tradisional Tuban yang memiliki ciri khas yang unik sangat perlu untuk dilestarikan keberadaannya apalagi potensi pengembangannya sangat prospektif.
Macam-macam motif batik Tuban yaitu : 

1. Batik Gedog Tuban

Kata Gedog  yang menjadi trade mark sebenarnya berasal dari bunyi dog dog dog dog dari bunyi kain tenun untuk membuat kain yang digunakan kai, pembatikan di Tuban vertikal dan merupakan satu kesatuan (integrated). Maksudnya, bahan kain yang digunakan untuk membatik dipintal langsung dari kapas. Jadi gulungan kapas dipintal menjadi benang, lalu ditenun, dan setelah jadi selembar kain lalu dibatik.

Batik Gedog  pada awalnya merupakan kegiatan ibu desa yang menunggu suaminya pulang dari bercocok, sembari mengisi waktu ibu –ibu didaerah Kecamatan Kerek melakukan kegiatan membatik.

Berkembangnya Tuban sebagai pusat perdagangan Nusantara di Zaman Majapahit menjadikan Batik Gedog mengalami metamorfosis dalam hal Motif, karena ada sentuhan Budaya lain khususnya Cina. Motif batik Gedog  natural karena motif di pengaruhi alam sekitar, maka motif yang muncul seperti: Kijing Miring, Kembang Waluh, Uler keket, Rengganis, Blaraan, Manggaran, Uker, Liren, Panjiori, Ririnan, Kelopo Segantet,Remekan, Manuk Jalak, Irengan, Supit, Dudo Brenggola, kenongo uleren, ganggeng Motif  panji krentil, panji serong dan panji konang. panji krentil, panji serong, dan panji konang,  dahulu kala konon hanya dipakai pangeran. Batik motif panji krentil berwarna nila justru diyakini bisa menyembuhkan penyakit. Berkembangnya Tuban sebagai  kota perdagangan yang kosmopolit waktu itu, Batik Gedog juga menjadi komoditas ekonomi yang mengiurkan, maka motif berkembang menjadi beragam,unsur Cina pun masuk dalam motif seperti burung Hong  serta warna batik Gedog  tidak hanya gelap semata tapi juga berkembang warna warna cerah, seperti merah Khas Cina.

Layaknya Batik pesisiran lainnya batik Gedog dalam soal warna dan motif tidak terpengaruh dengan pakem layaknya batik Jawa Tengahan yang wawarna sogan, indigo, hitam dan putih, dan motif di pengaruhi oleh budaya hindhu-Budha, yang bersifat simbolis,ragam hias batik Tuban Ragam hias batik Jawa Timur bersifat naturalis dan juga di pengaruhi budaya asing.

Pusat batik Gedog Tuban berada di  Kecamatan Kerek merupakan pusat pembuatan kain tenun. Konon, di tahun k 2000-an, jumlah perajin tenun mencapai 1.500-an orang, tersebar di desa-desa. Saat itu, kapas yang dibutuhkan 1.500 pembatik se-Kecamatan Kerek sekitar satu ton per bulan. Setiap 1,5 kilogram kapas jika ditenun menghasilkan selembar batik berukuran 2,5 meter dengan lebar 85 sentimeter.Namun pada perkembangannya, perajin di desa-desa se-Kecamatan Kerek, seperti Kedungrejo, Margorejo, Jarorejo, Karanglo, Margomulyo, Temayang, Wolutengah dan Gaji, jumlahnya makin menyusut. Ditaksir perajin yang tersisa hanya sekitar 1000 orang. Jumlah itupun termasuk perajin baru yang tersebar di desa Bongkol dan Semanding Merakurak,Salah satu ciri batik gedog dari Tuban adalah serat benangnya yang kasar .Batik Tulis Gedog, biasanya perajin membuat tiga variasi ukuran kain tenun selain ukuran baku tersebut. "Kalau seser berukuran panjang dua meter, taplak panjangnya satu meter, sedangkan putihan sepanjang tiga meter," katanya.Selain panjang kain yang beragam, setiap kain juga mempunyai kerapatan tenunan yang berlainan. Struktur tenunan yang merangkai kain itu akan menentukan bentuk perlakuan yang akan diterima oleh kain selanjutnya. Misalnya kain seser, yang mempunyai kerapatan rendah. Jalinan benang penyusun kain tersusun jarang-jarang sehingga terdapat celah antarbenang yang berbentuk kotak-kotak. Akibatnya, kain seser ini tidak dapat diberi motif batik seperti yang saat ini sedang dikembangkan oleh para perajin.

"Kalau mau dibatik, mending buat tenun putihan saja yang tenunannya rapat dan kainnya lemas. Batik Gedog  Tuban merupakan Batik yang masih eksis sampai sekarang di banding batik  Jawa Timuran lainya, seperti Sidoarjo karena hilang nya kader batik yang potensial.

Proses Pembuatan Batik Tulis Tradisional Tuban


Batik Gedog Tulis Tradisonal (kain katun):
  • Kain katun
  • Diputihkan, dicuci
  • Dijemur sampai kering
  • Dilengkreng/dipola
  • Isen-isen
  • Ditembok
  • Dicelup dengan warna dasar
  • Diangin-anginkan hingga kering
  • Isen-isen
  • Celup warna yang dikehendaki
  • Diangin-anginkan
  • Dilorot, untuk memisahkan malam
  • Diangin-anginkan hingga kering

    Proses Batik Gedog Tulis Tradisional pada kain katun memerlukan waktu 3-4 hari kerja, dan apabila musim hujan, bisa memakan waktu lebih lama lagi.

Batik Gedog Tulis Tradisonal (kain tenun):



  • Benang Lawe, sebagai bahan baku  
  • Diangin-anginkan
  • Dilorot, untuk memisahkan malam
  • Diangin-anginkan hingga kering
  • Benang direbus untuk menghilangkan lemak
  • Dijemur sampai kering
  • Dikanji dengan tepung jagung/tepung kanji
  • Disikat dengan sabut kelapa
  • Di dihani, untuk menentukan panjang dan lebar kain
  • Memasukkan benang dalam sisir ; dimasukkan dalam teropong, digulung dipalet/pemaletan
  • Ditenun
  • Kain Lawon
  • Diputihkan, dicuci
  • Dijemur sampai kering
  • Dilengkreng/dipola
  • Isen-isen
  • Ditembok
  • Dicelup, dengan warna dasar
  • Diangin-anginkan hingga kering
  • Isen-isen
  • Celup warna yang dikehendaki

    Proses Batik Gedog Tulis Tradisional pada kain tenun memerlukan waktu 14-18 hari kerja, dan apabila musim hujan, bisa memakan waktu lebih lama lagi.

    Motif Batik Gedog

BATIK NUSANTARA

Batik Merupakan warisan budaya Bangsa Indonesia, hampir tiap daerah di Indonesia menghasilkan Batik yang menghasilkan berbagai macam corak serta motif yang berbeda-beda. Secara garis besar Batik Indonesia di kelompokan 2 macam Madzab yaitu : batik vorstenlanden dan batik pesisir. Yang disebut batik vorstenlanden menurut buku Ungkapan Sehelai Batik karya Rahmaniar Soerianata Djoemena adalah batik dari daerah Solo dan Yogyakarta.

Yang dinamakan batik pesisir adalah semua batik yang pembuatannya dikerjakan di luar daerah Solo dan Yogyakarta . Pembagian asal batik dalam dua kelompok ini terutama berdasarkan sifat ragam hias dan warnanya.
Batik Solo dan Yogyakarta merupakan Batik Pakem dalam motifnya mengandung berbagai macam makna Filosofis yang berlandaskan makrokosmos dan mikrokosmos, misanya motif :
  1. Parang Rusak
    Adalah salah satu motif sakral yang hanya digunakan di lingkungan kraton. Motif ini juga bisa mengidentifikasi asal kraton pemakainya, apakah dari kraton Solo atau Yogya.

Saturday, August 24, 2013

SENI RUPA ZAMAN PRASEJARAH DAN HINDU DI INDONESIA


Perkembangan seni rupa tradisional Indonesia sudah dimulai sejak zaman prasejarah. Meskipun tidak ada orang yang tahu secara pasti kapan dimulainya zaman prasejarah. Periodesasi zaman prasejarah di Indonesia di bagi menjadi beberapa periode di antaranya : zaman batu dan zaman logam. Kedua zaman prasejarah ini, sama-sama memiliki karya seni rupa ( tradisional ) hal itu dapat di buktikan dengan adanya peninggalan-peninggalan yg berupa karya seni rupa yg bersipat tradisional seperti kapak genggam, gelang, kalung, tembikar bahkan ada lukisan.