Saturday, February 4, 2012

KURMA DAN KESEHATAN


Kandungan kalorinya yang tinggi dan mudah dicerna oleh tubuh memang cocok kalau dikonsumsi saat berbuka puasa. Khasiat yang lebih istimewa, kurma dapat menurunkan risiko serangan stroke berkat tingginya kalium yang dikandungnya.
Umumnya buah-buahan adalah sumber utama vitamin. Terutama vitamin C dan mineral. Kandungan energi atau kalorinya juga rendah, sebab lemak yang yang dikandungnya juga rendah. Namun ada pengecualian, misalnya kurma.
Kandungan lemak pada kurma juga bisa diabaikan. Namun, karbohidratnya yang tinggi membuat buah ini bisa menyediakan energi yang tinggi pula.
Malah paling tinggi diantara keluarga besar buah-buahan. Keunggulan lainnya, kurma mengandung zat gizi, penting bagi fungsi tubuh, terutama jantung dan pembuluh darah, yaitu kalium.
Fungsi mineral ini membuat denyut jantung makin teratur, mengaktifkan kontraksi otot serta membantu tekanan darah.
Itulah mengapa kurma menjadi istimewa. Apalagi beberapa penelitian membuktikan, makanan tinggi kalium bisa menurunkan risiko serangan stroke.
Cukup lima butir sehari
Penelitian di Kalifornia Utara , AS pada wanita dan pria di atas usia 50 tahun. Ternyata makin banyak makanan kaya kalium yang dikonsumsi biasanya makin kecil kemungkinan orang menderita stroke.
Para peneliti menyimpulkan dengan hanya makan satu porsi ekstra makanan kaya
kalium (minimal 400 mg setiap hari) risiko fatal bisa diturunkan sampai 40%.
Batas 400 mg itu terpenuhi dengan makan kurma kering sekitar 65 g saja atau setara dengan 5 butir kurma.
Menurut Dr. Louis Tobian,Jr., pakar penyakit darah tinggi dari Minnesota University AS ,kurma juga bisa membantu menurunkan tekanan darah, serta bisa memberi kekuatan tambahan dalam mencegah stroke secara langsung, bagaimanapun kondisi tekanan darah seseorang.
Kesimpulan dari hasil penelitian yang dilakukannya bahwa konsumsi ekstra kalium bisa menjaga dinding arteri tetap elastis dan berfungsi normal. Keadaan ini membuat pembuluh darah tidak mudah rusak akibat tekanan darah.
Memiliki aktifitas seperti aspirin
Selain kalium yang berguna bagi kesehatan jantung dan pembuluh darah, kurma juga mengandung salisilat. Zat yang dikenal sebagai bahan baku aspirin, obat pengurang atau penghilang rasa sakit dan demam.
Berdasarkan hal itu para pakar mengharapkan, dosis rendah salisilat dalam makanan yang di konsumsi secara kontinyu bisa juga meredakan sakit kepala.
Komposisi gizi
Nilai gizi yang jadi andalan utama kurma adalah kandungan karbohidrat sederhananya alias gulanya yang tinggi. Kebanyakan varietas kurma mengandung gula glukosa (jenis gula yang ada dalam darah) atau fruktosa (jenis gula yang terdapat dalam sebagian besar buah-buahan).
Namun ada satu varietasnya yang bernama Deglet Noor yang tumbuh di Kalifornia hanya mengandung gula sukrosa (dikenal juga sebagai gula pasir).
Sebagian besar zat gula yang terdapat pada kurma sudah diolah secara alami dan tidak berbahaya bagi kesehatan. Seperti halnya gula pada buah-buahan yang dinamai fruktosa, zat ini mudah dicerna dan mudah dibakar oleh tubuh.
Dengan demikian akan menghasilkan tenaga yang tinggi, tanpa mempersulit tubuh untuk mengolah, mencerna dan menjadikannya sebagai gizi yang baik.
Itu sebabnya mengapa kurma dianggap sebagai buah yang ideal untuk hidangan berbuka puasa ataupun sahur. Segelas air yang mengandung glukosa, menurut Dr. David Conning, Direktur Jenderal British Nutrition Foundation, akan diserap tubuh dalam 20-30 menit.
Tetapi gula yang terkandung dalam kurma baru habis terserap dalam tempo 45-60 menit. Makanya orang yang makan kurma cukup banyak pada waktu sahur akan menjadi segar dan tahan lapar, sebab bahan pangan ini juga kaya akan serat.
Keunggulan kurma lainnya, mengandung berbagai vitamin penting. Seperti vitamin A, tiamin dan riboflavin dalam jumlah yang bisa diandalkan, serta niasin dan kalium dalam jumlah yang sangat andal. Selain itu buah ini juga memuat berbagai zat gizi lainnya, seperti zat besi, vitamin B1, asam nikotinat, serta serat (bukan zat gizi) dalam jumlah memadai.
Zat gizi berfungsi membantu melepaskan energi, menjaga kulit dan saraf agar tetap sehat, serta penting untuk fungsi jantung. Kurma juga mengandung banyak mineral penting seperti magnesium, potasium dan kalsium yang sangat diperlukan oleh tubuh.
Serat yang terdapat dalam kurma berfungsi melunakkan usus dan mengaktifkannya, yang secara alami bisa mempermudah buang air besar. Dalam kurma juga terkandung semacam hormon (potuchsin) yang bisa menciutkan pembuluh darah dalam rahim; sehingga dengan demikian bisa mencegah terjadinya pendarahan rahim.

ILMU HITAM RAWARONTEK


Kenapa orang yang punya ilmu rawarontek bisa hidup lagi setelah mati walaupun tubuhnya telah dipotong-potong? pakai bantuan dari jin apa ilmu rawarontek itu? Karena ada jeda antara ruh terlepas dari tubuh seseorg… Jedanya itu beberapa menit dan sebelum masa jeda itu terlewati maka jin2 keturunan Iblis yg bersemayam di sel2 tubuh pemilik ilmu rawarontek akan membantu “percepatan regenerasi sel” sehingga tubuh akan tersambung kembali. Ilmu Hitam itu khan bertahap,yaitu :

1. Utk tingkat rendahnya, jin2 akan bersemayam di aura seseorg dan memperkuat aura seseorg utk ilmu tertentu, semisal : ilmu kebal / tahan pukulan, bacokan dan tusukan senjata tajam. Pada ilmu ini jin2 yg bersemayam / menempel di aura pemiliknya akan merekayasa aura orang tsb hingga mampu memadat dgn sangat cepat. Sebenarnya ilmu TM tahanan geledek meniru mekanisme ilmu ini, hanya saja pd ilmu TM tahanan geledek murni aura yg diperkuat dgn energy alam yg dipadatkan dgn kontrol pikiran dan pengejangan otot2 tubuh.

2. Utk tingkat menengah, jin2 akan mulai mendekat ke kulit pemiliknya dan biasanya ini adalah tahapan ilmu kebal tingkat menengah yg lebih kuat dari tingkat rendah. Kulit akan jadi sekeras batu karang bila ilmu kebal tingkat menengah sudah dikuasai, dan badan bukan hanya tahan pukulan dan senjata tajam, tapi senjata apipun sudah bisa ditahan dgn kekuatan ilmu hitam tingkat menengah ini.

3. Tingkat tinggi, jin2 akan masuk ke dlm sel2 di luar dan di dalam tubuh sehingga mampu membangkitkan energy TD seseorg dan mampu juga merekayasa percepatan regenerasi sel. Ini yg bahaya sekali dan biasanya umur orang yg memiliki ilmu hitam begini umurnya bisa sangat panjang karena kerusakan pd sel2 tubuhnya akan diregenerasi dgn cepat, dan itulah makanya umurnya bisa panjang. Kematian itu khan terjadi bila tubuh fisik tidak lagi layak bagi ruh krn rusak, makanya orang2 yg mati itu pasti ada kerusakan pd tubuhnya.
kalau mengingat perkataan kang dicky : “jin itu gak bisa masuk ke tubuh, ruh kita tetap kuat…”, nah hubungannya sama itu apa kang ? Bisa masuk ke sel2 tubuh krn manusianya yg “membuka akses” masuknya melalui serangkaian ritual2 ilmu hitamnya… Jadi dgn si penganut ilmu hitam tsb menjalankan syarat2 ritualnya demi meningkatkan ilmunya, maka akses masuk tsb terbuka, dan demikianlah jin2 keturunan iblis itu akan bekerja meningkatkan energy tubuh ( TD ) si pemilik ilmu hitam itu… Makanya kecepatan regenerasi selnya demikian hebat spt layaknya orang yg memiliki TD tinggi, tp kalau mereka sih dibantu jin.
apakah si jin/iblis memperkuat tmnya dengan jalan menyerap energi alam juga? ato nyerap energi lain… kalo TD orang yg berilmu hitam tinggi,gede berarti dia juga bisa memperkuat tmnya juga tanpa batas dong.. bedanya dengan ilmu HI dari segi energinya apakah berbeda, soalnya di diktat HI katanya, waktu tm masih tingkatan besar.. harus pake tingkatan diatas 50 besar buat ngalahin orang yg punya rawa rontek air dan tanah, berarti kalo kita cuma punya TM(tingkatan plg tinggi skrg) doang bisa juga ngalahin mereka yg punya TD karena dibantu jin
Si jinnya menyerap energy alam dgn bantuan tubuh manusianya itu… Memang TD mereka bangkit karena jin2nya sudah masuk ke sel2 tubuh manusia tsb… Menaikan TM tanpa batas mungkin gak selalu bisa spt kDZA begitu, sebab TDnya juga gak spt kDZA yg bisa naik terus, krn kalau mereka TDnya itu juga terbatas… Yaitu terbatas pada kemampuan jin2 yg mengendalikan sel2 tubuhnya…Sedangkan kalau TDnya kDZA bisa dinaikan kalau beliau masih berlatih…
Btw, sudah hampir seluruh sel2 tubuhnya dikendalikan oleh jin2 keturunan Iblis tsb.. Utk mengalahkan dgn TM 50 Besar, itu mah dulu banget kang… Skg gak akan bisa dgn 50 Besar menghancurkan ilmu2 iblis tingkat tinggi begitu… Skg minimal tingkatan ilmu Iblis sudah 6 Okta
Ooh ya.. InsyaAllah orang yg sakti dgn cara ilmu hitam ( TD dan TMnya kuat krn dibantu jin ), InsyaAllah akan kalah dgn orang yg sakti dgn energy murni tanpa bantuan jin… InsyaAllah itu… Jadi ketika jin2nya sudah kita singkirkan dgn TM, maka kesaktian si orang tsb otomatis akan hilang…
Btw, ada cerita dari kDZA ketika bertemu seseorg yg katanya bisa shalat di Mekkah hanya dgn memendarkan tubuhnya menjadi energy dan berpindah ke Mekkah dan orang tsb pun shalat beneran disana… Itu ada, hanya saja dia kekuatannya dibantu sama jin… Jadi jin2 tsb merasuk ke sel2 tubuhnya lalu melakukan serangkaian rekayasa energy sel sehingga energy pd sel2 tubuh tsb meningkat hebat sampai mampu melakukan “dematerialisasi” tubuhnya sendiri hingga menjadi energy yg dpt bergerak sangat cepat sekali ( berteleportasi )…
Tapi ketika oleh kDZA dilakukan gangguan thdp jin2nya ( secara diam2 ), maka otomatis si orang tsb tidak mampu lagi melakukan teleportasi… Padahal kebayang sendirilah berapa persen TD yg dibutuhkan utk melakukan teleportasi… Kalau tidak salah mah 80%-an lah ( info dari senior HI )… Bayangkan saja jin2 tsb mampu merekayasa energy di sel2 tubuh seseorg hingga 80%-an… MasyaAllah
Trus diterangkan lagi cara melakukan “dematerialisasi benda” dgn bantuan jin utk menyantet seseorg… Diinfokan bahwa bila itu dilakukan sendiri tanpa jin, maka requirement TD yg dibutuhkan tidak kurang dari 40%-an… MasyaAllah besar sekali khan ??
Bayangkan sajalah butuh berapa puluh tahun bagi orang biasa utk mencapai TD 40% dgn latihan sendiri ??? Musuhnya kDZA yg terkuat dan latihannya hampir seumur hidupnya aja cuma 30%… Apalagi kita yg latihan latihan tarik-tahan-buang nafas cuma 1-2 jam sehari….^_^ Hal2 inilah yg mengakibatkan manusia2 lebih senang minta bantuan jin supaya bisa cepet sakti, tanpa susah2 latihan sendiri….Padahal apa2 yg cepat khan belum tentu bagus dan baik.
Memang yg saya denger dari kDZA juga, kalau ilmu pamacan yg beneran itu jin2nya sudah masuk ke sel2 tubuh.. Jadi udah tingkat tinggi lah… Bukan cuma melalui sugesti jin2 ke otak pemilik ilmunya.. Bukan itu… Makanya saya nanya balik ke Yoddy, teori itu tahu darimana ??? Dimana sugesti jin yg mampu mempengaruhi otak manusia sehingga bisa merubah DNAnya jadi spt macan itu ??
Yg saya dengar dari KDZA sih udah masuk ke sel2nya… Memang jin2nya udah keturunan Iblis makanya mereka punya teknik spt itu… Waktu itu KDZA menceritakan orang berilmu hitam di Sumatra yg umurnya sudah lebih dari 300-an tahun dan juga orang berilmu hitam pancasona tingkat tinggi yg ada di Irian… Kalau yg di Irian ini umurnya udah ribuan tahun…
Kalau secara logikanya sih energy si jin2 turunan Iblis itu tidak akan mampu mempengaruhi sel2 si manusianya dari luar, tapi mereka harus merekayasannya dari dalam sel2 manusianya sendiri krn energy yg diperlukan sangat besar maka butuh energy si manusianya, dan jin2 sekuat apapun belum mampu melakukan itu…
Mungkin itu sudah cukup jelas… Jadi energy si jin2 tidak bisa merekayasa DNA pd sel2 manusia dari luar saja ( dgn sugesti pikiran mrk ke manusianya ), tetapi mesti masuk dulu…
Beda dgn manusia yg TDnya sudah sangat besar, sebab kalau manusia yg TDnya sudah sangat besar maka dia mampu merekayasa DNA makhluk lain ( baik hewan , tumbuhan dan manusia lainnya ) utk dirubah semau yg dia inginkan krn energynya sudah sangat besar
Roh itu khan baterenya tubuh, jadi energy kehidupannya… Naah kalau kesurupan itu hanyalah otak yg dikendalikan oleh si jin melalui sugesti pikiran jinnya… Jadi pd proses kesurupan, jin tsb hanyalah mengendalikan otak obyek hingga otak obyek akan mengintruksikan ke tubuhnya spt karakter si jin, misal : suaranya jadi berubah, gerakan2nya lain, kekuatannya juga berlipat2 dari sblmnya… Itu semua krn otak si obyek manusianya bener2 udah dikontrol oleh jinnya, tetapi kalau kasus kerasukan itu hanyalah mentalnya yg dikontrol, jadi belum semua kesadarannya…
Proses kesurupan dan kerasukan amat sangat berbeda dgn proses ilmu hitam tingkat tinggi… Amat sangat berbeda sekali, sebab pd ilmu hitam tingkat tinggi, energy pd sel2 sudah bisa direkayasa oleh jin2nya hingga menampilkan kekuatan2 tertentu layaknya orang yg berTD sangat besar… Trus orang yg kesurupan atau kerasukan jin itu bisa memiliki kekuatan 5-6 kali lipat kekuatan normalnya… Jadi tenaga tubuhnya bisa menghebat tetapi begitu ditembak pake TM yaa lemas lagi krn jin2 yg mengontrol otaknya juga “gak konsent” dlm pengontrolan otak si manusianya…
Dan satu lagi yg terlupa jin sekuat Raja Iblis sekalipun tidak punya TD krn tubuh fisik mereka tidak memiliki sel2 spt layaknya tubuh manusia dan hewan… Mereka hanya memiliki tubuh asli yg berbentuk energy yg kalau ditilik lebih jauh lagi InsyaAllah amat jauh tingkatannya dari energy yg dimiliki manusia… Makanya Iblis sangat iri hati ketika Nabi Adam As diciptakan..

ILMU GHAIB ISLAM KEJAWEN


Ilmu Gaib

Sebelum membahas Ilmu Gaib Aliran Islam Kejawen, kita akan memperjelas dulu pengertian Ilmu Gaib yang kita pakai sebagai istilah di sini. Ilmu Gaib adalah kemampuan melakukan sesuatu yang tidak wajar melebihi kemampuan manusia biasa, sering juga disebut sebagai Ilmu Metafisika, Ilmu Supranatural atau Ilmu Kebatinan karena menyangkut hal-hal yang tidak nampak oleh mata. Beberapa kalangan menganggap Ilmu Gaib sebagai hal yang sakral, keramat dan terlalu memuliakan orang yang memilikinya, bahkan menganggap wali atau orang suci.
Perlu saya terangkan, bahwa keajaiban atau karomah yang ada pada Wali (orang suci kekasih Tuhan) tidak sama dengan Ilmu Gaib yang sedang kita pelajari. Wali tidak pernah mengharap mempunyai keajaiban tersebut. Karomah itu datang atas kehendak Allah karena mereka adalah orang yang sangat saleh dan rendah hati. Sementara kita adalah orang yang meninta kepada Allah agar melimpahakan kekuasaan-Nya untuk keperluan kita.
Dalam hasanah perkembangan Ilmu Gaib di Indonesia, kita mengenal dua aliran utama yaitu Aliran Hikmah dan Aliran Kejawen. Aliran Hikmah berkembang di kalangan pesantren dengan ciri khas doa/mantra yang murni berbahasa Arab (kebanyakan bersumber dari Al-Quran). Sedangkan aliran Kejawen yang ada sekarang sebetulnya sudah tidak murni kejawen lagi, melainkan sudah bercampur dengan tradisi islam. Mantranya pun kebanyakan diawali dengan basmalah kemudian dilanjutkan dengan mantra jawa. Oleh kerena itu, saya menyebutnya Ilmu Gaib Aliran Islam Kejawen. Tradisi islam-kejawen inilah yang lebih banyak mewarnai keilmuan Silat Rohani.
Aliran Islam Kejawen
Ilmu Gaib Aliran Islam Kejawen bersumber dari alkulturasi (penggabungan) budaya jawa dan nilai-nilai agama islam. Ciri khas aliran ini adalah doa-doa yang diawali basmalah dan dilanjutkan kalimat bahasa jawa, kemudian diakhiri dengan dua kalimat sahadad. Aliran Islam Jawa tumbuh syubur di desa-desa yang kental dengan kegiatan keagamaan (pesantren yang masih tradisional).
Awal mula aliran ini adalah budaya masyarakat jawa sebelum islam datang yang memang menyukai kegiatan mistik dan melakukan ritual untuk mendapatkan kemampuan suparantural. Para pengembang ajaran islam di Pulau Jawa (Wali Songo) tidak menolak tradisi jawa tersebut, melainkan memanfaatkannya sebagi senjata dakwah.
Para Wali menyusun ilmu-ilmu Gaib dengan tatacara lelaku yang lebih islami, misalnya puasa, wirid mantra bahasa campuran arab-jawa yang intinya adalah do’a kepada Allah. Mungkin alasan mengapa tidak disusun mantra yang seluruhnya berbahasa Arab adalah agar orang jawa tidak merasa asing dengan ajaran-ajaran yang baru mereka kenal.
Di Indonesia, khususnya orang jawa, pasti mengenal Sunan Kali Jaga (Raden Said). Beliau inilah yang paling banyak mewarnai paham islam-kejawen yang dianut orang-orang jawa saat ini. Sunan Kali jaga menjadikan kesenian dan budaya sebagai kendaraan dakwahnya. Salah satu kendaran Sunan Kali Jaga dalam penyebaran ajarannya adalah melalu tembang / kidung. Kidung-kidung yang diciptakannya mengandung ajaran ketuhanan dan tasawuf yang sangat berharga. Ajaran islam yang luwes dan menerima berbagai perbedaan.
Bahkan Sunan Kali Jaga juga menciptakan satu kidung “Rumeksa Ing Wengi” yang menurut saya bisa disebut sebagai Ilmu Gaib atau Ilmu Supranatural, karena ternyata orang yang mengamalkan kidung ini memiliki berbagai kemampuan supranatural.
Konsep Aliran Islam Kejawen
Setiap perilaku manusia akan menimbulkan bekas pada jiwa maupun badan seseorang. Perilaku-perilaku tertentu yang khas akan menimbulkan bekas yang sangat dasyat sehingga seseorang bisa melakukan sesuatu yang melebihi kemampuan manusia biasa. Perilaku tertentu ini disebut dengan tirakat, ritual, atau olah rohani. Tirakat bisa diartikan sebagai syarat yang harus dipebuhi untuk mendapatkan suatu ilmu.
Penabungan Energi. Karena setiap perilaku akan menimbulkan bekas pada seseorang maka ada suatu konsep yang khas dari ilmu Gaib Aliran Islam Jawa yaitu Penabungan Energi. Jika bandan fisik anda memerlukan pengisian 3 kali sehari melalui makan agar anda tetap bisa beraktivitas dengan baik, begitu juga untuk memperoleh kekuatan supranatural, Anda perlu mengisi energi. Hanya saja dalam Ilmu Gaib pengisian ernergi cukup dilakukan satu kali untuk seumur hidup. Penabungan energi ini dapat dilakukan dengan cara bermacam-macam tergantung jenis ilmu yang ingin dikuasai. Cara-cara penabunganenergi lazim disebut Tirakat.
Tirakat. Aliran Islam Kejawen mengenal tirakat (syarat mendapatkan ilmu) yang kadang dianggap kontroversial oleh kalangan tertentu. Tirakat tersebut bisa berupa bacaan doa. wirid tertentu, mantra, pantangan, puasa atau penggabungan dari kelima unsur tersebut. Ada puasa yang disebut patigeni (tidak makan, minum, tidur dan tidak boleh kena cahaya), nglowong, ngebleng dan lain-lain. Biasanya beratnya tirakat sesuai dengan tingkat kesaktian suatu ilmu. Seseorang harus banyak melakukan kebajikan dan menjaga bersihnya hati ketika sedang melakukan tirakat.
Khodam. Setiap Ilmu Gaib memiliki khodam. Khodam adalah mahluk ghaib yang menjadi “roh” suatu ilmu. Khodam itu akan selalu mengikuti pemilik ilmu. Khodam disebut juga Qorin, ialah mahluk ghaib yang tidak berjenis kelamin artinya bukan pria dan bukan wanita, tapi juga bukan banci. Dia memang diciptakan semacam itu oleh Allah dan dia juga tidak berhasrat kepada manusia. Hal ini berbeda dengan Jin yang selain berhasrat kepada kaum jin sendiri kadang juga ada yang “suka” pada manusia.

Macam-macam Ilmu Aliran Islam Kejawen

Berikut adalah klasifikasi ilmu gaib bedasarkan fungsinya menurut Erlangga. Mungkin orang lain membuat klasifikasi yang berbeda dengan klasifikasi menurut Erlangga. Hal tersebut bukan masalah karena memang tidak ada rumusan baku tentang klasifikasi ilmu Gaib.

1. Ilmu Kanuragan atau Ilmu Kebal
Ilmu kanuragan adalah ilmu yang berfungsi untuk bela diri secara supranatural. Ilmu ini mencakup kemampuan bertahan (kebal) terhadap serangan dan kemampuan untuk menyerang dengan kekuatan yang luar biasa. Contohnya ilmu Asma’ Malaikat, Hizib Kekuatan Batin, Sahadad Pamungkas dll.

2. Ilmu Kawibaan dan Ilmu Pengasihan
Inilah ilmu supranatural yang fungsinya mempengaruhi kejiwaan dan perasaan orang lain. lmu Kewibaan dimanfaatkan untuk menambah daya kepemimpinan dan menguatkan kata-kata yang diucapkan. Orang yang menguasai Ilmu Kewibawaan dengan sempurna akan disegani masyarakat dan tidak satupun orang yang mampu melawan perintahnya apalagi berdebat. Bisa dikatakan bila Anda memiliki ilmu ini Anda akan mudah mempengaruhi dan membuat orang lain nurut perintah Anda tanpa berpikir panjang.
Sedangkan Ilmu Pengasihan atau ilmu pelet adalah ilmu yang berkaitan dengan maslah cinta, yakni membuat hati seseorang yang Anda tuju menjadi simpati dan sayang. Ilmu ini banyak dimanfaatkan pemuda untuk membuat pujaan hati jatuh cinta padanya. Ilmu ini juga dapat dimanfaatkan untuk membuat lawan yang berhati keras menjadi kawan yang mudah diajak berunding dan memulangkan orang yang minggat.

3. Ilmu Trawangan dan Ngrogosukmo
Jika Anda ingin tahu banyak hal dan bisa melihat kemana-mana tanpa keluar rumah, maka kuasailah ilmu trawangan. Ilmu trawangan berfungsi untuk menajamkan mata batin hingga dapat menangkap isyarat yang halus, melihat jarak jauh, tembus pandang dan lain-lain. Sedangkan Ilmu Ngrogosukmo adalah kelanjutan dari Ilmu Trawagan. Dalam ilmu trawangan hanya mata batin saja yang berkeliaran kemana-mana, sedangkan jika sudah menguasai ilmu ngrogosukmo seseorang bisa melepaskan roh untuk melakukan perjalanan kemanapun dia mau. Baik Ilmu Trawangan maupaun Ngrogosukmo adalah ilmu yang tergolong sulit dipelajari karena membutuhkan keteguhan dan kebersihan hati. Biasanya hanya dikuasi oleh orang yang sudah tua dan sudah tenang jiwanya.

4. Ilmu Khodam
Seseorang disebut menguasai ilmu khodam bila orang yang tersebut bisa berkomunikasi secara aktif dengan khodam yang dimiliki. Khodam adalah makhluk pendamping yang selalu mengikuti tuannya dan bersedia melakukan perintah-perintah tuannya. Khodam sesungguhnya berbeda dengan Jin / Setan, meskipun sama-sama berbadan ghaib. Khodam tidak bernafsu dan tidak berjenis kelamin.

5. Ilmu Permainan (Atraksi)
Ada ilmu supranatural yang hanya bisa digunakan untuk pertunjukan di panggung. Sepintas ilmu ini mirip dengan ilmu kanuragan karena bisa memperlihatkan kekebalan tubuh terhadap benda tajam, minyak panas dan air keras. Namun ilmu ini tidak bisa digunakan untuk bertaruang pada keadaan sesungguhnya. Contoh yang sering kita lihat adalah ilmunya para pemain Debus.

6. Ilmu Kesehatan
Masuk dalam kelompok ini adalah ilmu gurah (membersihkan saluran pernafasan), Ilmu-ilmu pengobatan, ilmu kuat seks, dan ilmu-ilmu supranatural lain yang berhubungan dengan fungsi bilologis tubuh manusia.

Tiga Cara Penurunan Ilmu Ghaib

Ada tiga hal yang menyebebkan seseorang memiliki kemampuan supranatural. Yaitu:

1. Menjalankan Tirakat.
Tirakat adalah bentuk olah rohani khas jawa yang tujuannya untuk memperoleh energi supranatural atau tercapainya suatu keinginan. Tirakat tersebut bisa berupa bacaan doa, mantra, pantangan, puasa atau gabungan dari kelima unsur tersebut. Inilah yang disebut belajar ilmu gaib sesungguhnya, karena berhasi atau tidaknya murid menjalankan tirakat hingga menguasai ilmu, tergantung sepenuhnya pada dirinya sendiri. Dalam hal ini guru hanya memberi bimbingan.

2.Pengisian.
Seseorang yang tidak mau susah payah juga bisa mempunyai kemampuan supranatural, yaitu dengan cara pengisian. Pengisian adalah pemindahan energi supranatural dari Guru kepada Murid. Dengan begitu murid langsung memiliki kemampuan sama seperti gurunya. Pengisian (transfer ilmu) hanya bisa dilakukan oleh Guru yang sudah mencapai tingkatan spiritual yang tinggi.

3.Warisan Keturunan.
Seseorang bisa mewarisi ilmu kakek-buyutnya yang tidak ia kenal atau ilmu orang yang tidak dikenal secara otomatis tanpa belajar dan tanpa sepengetahuannya. Maka ada yang menyebutnya “ilmu tiban” yang artinya datang tanpa disangka-sangka.

Mitos Tentang Efek Samping
Beberapa orang masih menyakini bahwa pemilik Ilmu Gaib akan mengalami kesulitan hidup dan mati, susah dapat rezeki, bisa sakit jiwa (gila), menderita saat akan mati dll. Saya membantah mentah-mentah argument tersebut. Bukankah masalah rizqi dan nasib adalah Allah SWT yang menentukan.
Memang ada banyak pemilik ilmu gaib adalah orang yang tak punya uang alias miskin, tapi saya yakin itu bukan disebabkan oleh ilmunya, melainkan karena dia malas bekerja dan bodoh. Kebanyakan orang yang memiliki ilmu gaib menjadi sombong dan malas bekerja, hanya mengharapkan orang datang meminta pertolongannya lalu menyelipkan beberapa lembar rupiah ketika bersalaman. Jadi bukan karena Ilmunya.
Sebetulnya baik buruk efek Ilmu Gaib tergantung pemiliknya. Bisa saja Allah menghukum dengan cara menyulitkan rezeki, menyiksa saat datangnya ajal atau hukuman lain karena orang tersebut sombong dan suka menindas orang lain dengan ilmunya, bukankah kita selalu dalam kekuasaan Allah.

HATI-HATI DENGAN TEH CELUP


Minumlah Teh, Bukan Klorin...

Anda gemar minum teh? Dan, sebagai manusia modern Anda tentu suka segala sesuatu yang praktis, kan? Nah, Anda tentu sering minum teh menggunakan teh celup. Selain karena suka rasa teh, mungkin Anda minum teh karena yakin akan berbagai khasiat teh. Misalnya, teh merah untuk relaksasi, teh hitam untuk pencernaan, atau teh hijau untuk melangsingkan tubuh. Namun, apa Anda terbiasa mencelupkan kantong teh celup berlama-lama?

Mungkin, pikir Anda, semakin lama kantong teh dicelupkan dalam air panas, makin banyak khasiat teh tertinggal dalam minuman teh... Padahal, yang terjadi justru sama sekali berbeda! Kandungan zat klorin di kantong kertas teh celup akan larut. Apalagi jika Anda mencelupkan kantong teh lebih dari 3-5 menit.

Klorin atau chlorine, zat kimia! yang lazim digunakan dalam industri kertas. Fungsinya, disinfektan kertas, hingga kertas bebas dari bakteri pembusuk dan tahan lama. Selain itu, kertas dengan klorin memang tampak lebih bersih.Karena disinfektan, klorin dalam jumlah besar tentu berbahaya. Tak jauh beda dari racun serangga. Banyak penelitian
mencurigai kaitan antara asupan klorin dalam tubuh manusia dengan kemandulan pada pria, bayi lahir cacat, mental terbelakang, dan kanker.

Nah, mulai sekarang, jangan biarkan teh celup Anda tercelup lebih dari 5 menit. Atau,
kembali ke cara yang sedikit repot, gunakan daun teh.

Buat yang pernah berkunjung ke pabrik kertas/pulp, mungkin tahu bahwa chlorine ini
adalah senyawa kimia yang sangat jahat dengan lingkungan dan manusia, khususnya
dapat menyerang syaraf dsb! Dari kejauhan pabrik mudah dilihat jika ada asap berwarna
kuning yang mengepul dari pabrik, itu bukan asap biasa t! api chlorine gas.

Makanya industri ini mendapat serangan hebat dari LSM lingkungan karena hal di atas
disamping juga masalah kehutanan. Kertas terbuat dari bubur pulp yang berwarna coklat
tua kehitaman. Agar serat berwarna putih,diperlukan sejenis bahan pengelantang (sejenis rinso/baycline) senyawa chlorine yang kekuatan sangat keras sekali!

Kertas sama dengan kain, karena memiliki serat. Kalau anda mau uji bener apa tidaknya,
silahkan coba nanti malam bawa tissue ke Studio East, lihatlah tissue akan mengeluarkan
cahaya saat kena sinar ultraviolet dari lampu disco!Berarti masih mengandung chlorine tinggi.

Kalau di negara maju, produk ini harus melakukan proses neutralization dgn biaya
cukup mahal agar terbebas dari chlorine dan dapet label kesehatan.

Tissue atau kertas makanan dari negera maju yang dapat label Depkesnya tidak
bakalan mengeluarkan cahaya tsb saat kena UV. K! ertas rokok samimawon, bahkan ada
calsium carbonat agar daya bakarnya sama dengan tembakau dan akan terurai jadi CO saat dibakar. Di Indonesia tidak ada yang kontrol, jadi harap berhati-hati.

Saran:
Kembali minum teh tubruk ala kampung lagi!
Pake saputangan 'merah jambu' lagi biar mesra!
Merokok dengan daun atau cangklong lagi!

HAKEKAT KEKUATAN ILMU GHAIB


Membuka Ilmu Gaib

Di dunia ini, ada orang-orang diberi kelebihan oleh Tuhan hingga punya kemampaun supranatural meskipun dia tidak pernah belajar. Ada pula orang yang diberi kemudahan untuk mempelajari berbagai ilmu sehingga ia bisa punya banyak kemampuan dalam waktu singkat. Ada juga orang yang kesulitan dalam mempelajari ilmu, padahal dia sudah tekun berusaha. Jika Anda termasuk golongan yang terakhir, maka jangan pesimis dulu. Masih banyak jalan untuk membuka pintu keilmuan Anda. Banyak orang belajar ilmu gaib selama bertahun-tahun, tetapi tidak ada hasil yang memuaskan. Kegagalan itu bisa saja terjadi karena ilmu yang dipelajari sudah tidak asli tata-caranya atau mempelajari ilmu palsu. Banyaknya Ilmu palsu dan ilmu yang tidak asli tradisinya biasanya adalah ulah oknum paranormal yang tidak bertanggung jawab.
Jangan mudah percaya kepada orang yang katanya bisa membuka aura, cakra atau hijab gaib sehingga orang bisa dengan cepat menguasai ilmu gaib dan bisa masuk alam gaib. Sesungguhnya hati Anda hanya bisa terbuka oleh usaha Anda sendiri. Orang lain hanya bisa membantu mengarahkan dan memberi tahu caranya. Sebab kegagalan lainnya adalah ketidaktahuan akan hakekat ilmu yang dipelajarinya. Orang yang belajar ilmu gaib seharusnya tahu “dari mana sumber kekuatan ilmu gaib dan bagaimana proses atau cara kerja ilmu gaib”, atau mungkin dia berguru pada pada paranormal palsu yang ilmunya pastinya palsu.
Oleh karena itu saya menyusun “Pembuka Ilmu Gaib” yang mengupas dua hal pokok yang seharusnya menjadi pengetahuan awal bagi Anda yang ingin belajar ilmu gaib. Pengetahuan ini akan sangat membantu dalam membuka pintu kekuatan gaib di tubuh.

Sumber Kemampuan Supranatural

Aliran hikmah dan kejawen sepakat bahwa sumber kekuatan ilmu gaib adalah khodam. Namun kedua aliran tersebut berbeda pendapat mengenai pengertian khodam. Aliran kejawen beranggapan bahwa khodam atau prewangan adalah jenis makhluk tertentu yang memang diciptakan Tuhan untuk membantu manusia. Menurut faham kejawen, khodam bukanlah jin dan
bukanlah malaikat, melainkan makhluk gaib khusus yang berfungsi menimbulkan kekuatan supranatural pada manusia sakti atau benda bertuah. Sedangkan aliran hikmah yakin bahwa “khodam” sebetulnya hanyalah julukan bagi Jin atau Malaikat yang membantu manusia. Pendapat ini setidaknya bedasarkan dua alasan sebagai berikut: Pertama, Khodam dalam bahasa Arab berarti pembantu, penjaga atau pengawal yang selalu mengikuti. Dalam bahasa arab pembantu rumah tangga, sopir, tukang kebun dan body guard juga bisa disebut sebagai khodam.
Kedua, Bukankah dalam Al-Quran sudah diterangkan bahwa Allah hanya menciptakan hambanya dalam tiga bentuk saja, yaitu: Malaikat, Manusia dan Jin. Kalaupun ada yang istilah “khodam”, maka tidak lain hanyalah nama alias untuk ketiga jenis makhluk tersebut. Seperti halnya “setan”, sebetulnya bukanlah jenis mahluk, melainkan hanya julukan bagi jin dan manusia yang suka berbuat kejahatan. Saya pribadi lebih meyakini pendapat aliran hikmah karena mempunyai alasan yang kuat. Keajaiban yang ditimbulkan oleh ilmu gaib berbeda dengan mukzijat.
Perbedaannya terletak pada prosesnya dan siapa yang menerimanya. Mukzijat hanya diterima oleh nabi/rasul dan prosesnya tanpa perantara, tidak ada perantara malaikat/jin yang menyebabkan nabi Musa bisa membelah lautan dan tongkatnya menjadi ular. Kejadian mukjizat
langsung dari perintah Allah “kun fa yakun!”. Mukjizat tidak bisa dipelajari atau diusahakan oleh manusia, termasuk nabi, nabi hanya menerima dan tidak berkuasa menolak kekuasaan Allah. Sedangkan keajaiban yang ditimbulkan ilmu gaib sebenarnya adalah fungsi khodam yang sudah menyatu dengan pemilik ilmu gaib. Misalnya orang yang kulitnya kebal senjata tajam, sebetulnya kulitnya diselimuti enegi gaib oleh khodam sehingga senjata yang hendak menyentuh kulit terhalang dan tidak bisa menembus. Proses ini serupa dengan atmosfer bumi yang ketika ada meteor jauh maka akan mengalami gesekan hingga meteor terbakar dan habis, dengan begitu mahluk bumi menjadi aman dari meteor yang berjatuhan.
Ilmu Gaib bisa dipelajari atau diusahakan. Usaha untuk memperoleh ilmu gaib bisa dengan puasa, wirid mantra, meditasi, pengisian (bila ada guru) dan lain-lain. Khodam yang akan menjadi ruh ilmu gaib pun berbeda-beda tergantung jenis ilmu dan siapa yang mengamalkan ilmu tersebut. Untuk amalan yang murni bersumber dari Al-Quran, IsyaAllah, khodamnya adalah malaikat. Ilmu Kejawen, kebanyakan berkhodam Jin muslim atau jin non-muslim tergantung siapa yang mengamalkannya dan niat memiliki ilmu tersebut.

Sifat Khodam Ilmu Gaib

Saya yakin, sebagian dari Anda menjadi takut mempelajari ilmu gaib setelah tahu bahwa kekuatannya sebetulnya berasal dari makhluk gaib (khodam). Ketahuilah bahwa jin yang menjadi khodam suatu ilmu berbeda sifatnya dengan jin pengganggu. Khodam adalah jin yang bersifat pasif. Dia tidak bisa mempengaruhi pikiran Anda dan tidak bisa menampakan diri. Meskipun khodam selalu mengikuti Anda, dia tidak akan berkomentar apapun tentang tindakan Anda. Khodam juga tidak bisa berkomunikasi dengan Anda, kecuali Anda menguasai ilmu untuk berkomunikasi dengan khodam. Jadi intinya, meskipun ratusan khodam mengikuti Anda, Anda tetaplah diri Anda yang merdeka, boleh melakukan apa saja sesuka hati. Anda tidak perlu takut dengan khodam karena khodam sepenuhnya hanya akan membantu Anda tanpa minta imblan dan tidak mengganggu.

Mengapa harus puasa dan baca mantra?

Hakekat puasa dalam ilmu gaib adalah untuk mempermudah penyatuan khodam dengan pemilik ilmu. Bukan berarti tanpa puasa ilmu tidak bisa dikuasai. Jika ada guru sakti yang bersedia mengisi Anda, maka Anda langsung bisa memiliki ilmu tanpa melelui proses puasa/ritual. Kekuatan hasil pengisian tergantung seberapa besar kesaktian guru yang mengisi Anda. Sedangkan jika Anda puasa/ritual sendiri, maka kekuatan yang dihasilkan tergantung penghayatan dan kesungguhan Anda dalam menjalani puasa/ritual.
Mantra adalah sarana untuk memanggil khodam. Saat Anda membaca mantra, beberapa khodam yang sifatnya sama dengan mantra yang Anda baca langsung datang mengitari Anda. Khodam-khodam itu tidak bisa lagsung bersatu dengan tubuh Anda karena berlainan materi penyusun tubuh. Jin terbuat dari api (panas) dan Anda terbuat dari tanah (netral), maka agar mempermudah penyatuan khodam dengan diri Anda anda harus mengosongkan perut hingga tubuh Anda lemah dan terasa panas. Lemahnya tubuh Anda saat berpuasa juga mempermudah penyatuan khodam. Logikanya, tubuh lemah adalah karena kekurangan energi, maka ada kesempatan bagi khodam untuk mengisi kekurangan energi di tubuh Anda. Ilmu yang sudah ada pada diri Anda bisa bertambah kuat dan juga bisa melemah tergantung kerajinan Anda dalam merawat ilmu tersebut. Merawat ilmu sama artinya dengan menjaga hubungan antara khodam dan Anda. Semakin kuat ikatan antara Anda dan khodam, kekuatan ilmu Anda semakin kuat. Cara merawat suatu ilmu adalah dengan membaca mantranya rutin pada waktu yang ditentukan. Semakin khusyuk dan banyak wirid mantra maka semakin besar pula kekuatan ilmu Anda.

Cara Membuka Pintu Ilmu Gaib

Jika Anda termasuk orang yang sering gagal dalam mempelajari ilmu gaib atau tidak menemukan guru sakti yang bersedia mengisikan ilmu ke tubuh Anda. Maka lakukanlah cara berikut ini. Semoga dengan cara yang saya berikan, Anda akan mudah menguasai ilmu gaib meskipun Anda hanya belajar dari buku. Jika anda tidak mengerti bahasa arab, maka gunakan cara yang kedua. Amalan membuka ilmu gaib, disebut juga amalan untuk untuk ketajaman mata hati.

EMPAT JENIS MANUSIA DI DUNIA


Empat Jenis Manusia Dalam Dunia ... Syeikh Abdul Qadir Al- Jailani

1. Mereka yang tidak ada lidah dan tidak ada hati.
Mereka ini ialah orang-orang yang bertaraf biasa, berotak tumpul dan berjiwa kerdil yang tidak mengenang Allah dan tidak ada kebaikan pada mereka. Mereka ini ibarat melukut yang ringan, kecuali mereka dilimpahi dengan kasih sayang Allah dan membimbing hati mereka supaya beriman serta menggerakkan anggota-anggota mereka supaya patuh kepada Allah.
Berhati-hatilah supaya kamu jangan termasuk dalam golongan mereka. Janganlah kamu layan mereka dan janganlah kamu bergaul dengan mereka. Merekalah orang-orang yang dimurkai Allah dan penghuni neraka. Kita minta dilindungi Allah dari pengaruh mereka. Sebaliknya kamu hendaklah cuba menjadikan diri kamu sebagai orang yang dilengkapi dengan Ilmu Ketuhanan, Guru kepada yang baik, Pembimbing kepada agama Allah, Penyampai dan pengajak kepada manusia kepada jalan Allah. Berjaga-jagalah jika kamu hendak mempengaruhi mereka supaya mereka patuh kepada Allah dan beri amaran kepada mereka terhadap apa-apa yang memusuhi Allah. Jika kamu berjuang di jalan Allah untuk mengajak mereka menuju Allah, maka kamu akan jadi pejuang dan pahlawan di jalan Allah dan akan diberi ganjaran seperti yang diberi kepada Nabi-nabi dan Rasul.
Nabi Muhammad SAW pernah bersabda kepada Saidina Ali; "Jika Allah membimbing seseorang melalui bimbingan kamu kepadaNya, maka itu terlebih baik kepada kamu dari apa-apa sahaja di mana matahari terbit".

2. Mereka yang ada lidah tetapi tidak ada hati.
Mereka bijak bercakap tetapi tidak melakukan seperti yang dicakapkannya. Mereka mengajak manusia menuju Allah tetepi mereka sendiri lari dari Allah.Mereka benci kepada maksiat yang dilakukan oleh orang lain, tetapi mereka sendiri bergelumbang dalam maksiat itu.Mereka menunjuk kepada orang lain yang mereka itu Soleh tetapi mereka sendiri melakukan dosa-dosa yang besar. Bila mereka bersendirian, mereka bertindak selaku harimau yang berpakaian. Inilah orang yang dikatakan kepada Nabi SAW. dengan sabda;
"Yang paling aku takuti dan aku pun takut di kalangan umatku ialah orang alim yang jahat".
Kita berlindung dengan Allah daripada orang alim seperti itu. Oleh itu, larilah dan jauhkan diri kamu dari orang-orang seperti itu. Jika tidak, kamu akan terpengaruh oleh kata-kata manis yang bijak berbicara itu dan api dosanya itu akan membakari kamu dan kekotoran hatinya akan membunuh kamu.

3. Mereka yang mempunyai hati tetapi tidak ada lidah.
Dia adalah seorang yang beriman.Allah telah mendindingkan mereka daripada makhluk dan menggantungkan di keliling mereka dengan tabirNya dan memberi mereka kesedaran tentang cacat cedera diri mereka. Allah menyinari hati mereka dan menyedarkan mereka tentang kejahatan yang timbul oleh kerana mencampuri urusan orang ramai dan kejahatan yang timbul oleh kerana mencampuri orang ramai dan kejahatan kerana bercakap banyak.
Mereka ini tahu bahawa keselamatan itu terletak dalam "DIAM" dan bekhalwat. Nabi SAW. pernah bersabda;
"Barangsiapa yang diam akan mencapai keselamatan".
Sabda baginda lagi;
"Sesungguhnya berkhidmat kepada Allah itu terdiri dari sepuluh bahagian, sembilan darinya terletak dalam diam".
Oleh itu mereka dalam golongan jenis ini adalah Wali Allah dalam rahsiaNya, dilindungi dan diberi keselamatan, bijaksana, rakan Allah dan diberkati dengan keredhoan dan segala yang baik akan diberikan kepada mereka.
Oleh itu, kamu hendaklah berkawan dengan mereka dan bergaul dengan orang-orang ini dan diberi pertolongan kepada mereka. Jika kamu berbuat demikian, kamu akan dikasihi Allah dan kamu akan dipilih dan dimasukkan dalam golongan mereka yang menjadi Wali Allah dan hamba-hambanya yang Soleh.

4. Mereka yang diajak ke dunia tidak nampak(Alam Ghaib), diberi pakaian kemuliaan seperti dalam sabda Nabi SAW;
'Barangsiapa yang belajar dan mengamalkan pelajarannya dan mengajarkan orang yang lain, maka akan diajak ke dunia ghaib dan permuliakan".
Orang dalam golongan ini mempunyai ilmu-ilmu Ketuhanan dan tanda-tanda Allah. Hati mereka menjadi gedung ilmu Allah yang amat berharga dan orang itu akan diberi Allah rahsia-rahsia yang tidak diberi kepada orang lain. Allah telah memilih mereka dan membawa mereka hampir hampir kepadaNya. Allah akan membimbing mereka dan membawa mereka ke sisiNya. Hati mereka akan dilapangkan untuk menerima rahsia-rahsia ini dan ilmu-ilmu yang tinggi. Allah jadikan mereka itu pelaku dan lakuanNya dan pengajak manusia kepada jalan Allah dan melarang membuat dosa dan maksiat. Jadilah mereka itu "Orang-orang Allah". Mereka mendapat bimbingan yang benar dan yang mengesahkan kebenaran orang lain.
Mereka ibarat timbalan Nabi-nabi dan Rasul-rasul Allah. Mereka sentoasa mendapat taufiq dan hidayah dari Allah Yang Maha Agung. Orang yang dalam golongan ini adalah pada peringkat terakhir atau puncak kemanusian dan tidak ada Maqam di atas ini kecuali Kenabian.
Oleh itu hati-hatilah kamu supaya jangan memusuhi dan membantah orang-orang seperti ini dan dengarlah cakap atau nasihat mereka. Oleh itu, keselamatan terletak dalam apa yang dicakapkan oleh mereka dan dalam berdamping dengan mereka, kecuali mereka yang Allah beri kuasa dan pertolongan terhadap hak dan keampunanNya.
Sheikh Abdul Qadir Al-Jailan telah bahagikan manusia itu kepada empat golongan. Sekarang terpulanglah kepada diri kita untuk memeriksa diri sendiri jika kita mempunyai fikiran. Dan selamatkanlah diri kita jika ingin keselamatan. Mudah-mudahan Allah membimbing kita menuju kepada apa yang dikasihiNya dan diredhaiNya, dalam dunia ini dan di akhirat kelak.

CARA MENGANTISIPASI SIHIR


Untuk menghadapi jenis sihir tersebut (ilmu sirep) adalah hal yang teramat mudah sekali dilakukan oleh setiap orang, yakni dengan kriteria sebagai berikut :
a. Anda harus dapat (bisa) mensugestikan diri anda pribadi, bahwa Tuhan telah memberikan kekuatan yang baik dan positif pada anda, sehingga anda meyakininya dengan sepenuh hati atas ucapan prabawa sugesti mental anda sendiri, dan yakini pula bahwa diri anda saat ini telah memiliki daya tolak yang kuat lagi ampuh dalam menghalau anasir-anasir jahat yang ditujukan pada diri anda. Mengenai ucapan prabawa sugesti mental tersebut dapat anda rubah dalam bahasa anda masing-masing (bahasa yang anda kuasai), yang terpenting dalam ucapan itu adalah : bahwa anda sangat mengerti/faham betul dengan apa-apa yang anda ucapkan itu dan meyakininya dengan sepenuh hati
Catatan : Jika hal tersebut anda lakukan pada tiap-tiap anda hendak tidur malam, maka kekuatan daya sabda swara - ucapan anda tadi akan memancarkan energi kosmik dari alam semesta, yang bergetar dengan begitu halusnya dan akan menimbulkan medan magnet yang semakin lama akan semakin kuat dan membentuk gelombang pancaran sinar (aura) yang mengkristalisasi dalam kemauan daya cipta anda, dan akan terisi daya sakti dan daya pemunah (daya tolak) untuk meredam - menetralkan - menangkis unsur-unsur magi gaib dari seseorang yang ditujukan kepada anda. Hal ini akan terjadi dengan secara otomatis jika anda mengerjakannya secara tekun dan rutin serta meyakininya. Karena ucapan / sabda prabawa sugesti mental yang diucapkan ketika hendak menjelang tidur, maka ucapan itu akan terekam di bawah sadar alam pikirannya. Begitu pula halnya jika anda hendak keluar rumah, ucapan yang semalam anda lakukan itu (ketika hendak tidur) harus anda ingat kembali dalam hati dan pikiran anda, bahwa sekarang ini anda sudah bukan manusia yang lemah lagi, melainkan seorang manusia yang memiliki kekuatan untuk dapat menolak segala macam bentuk unsur-unsur gaib negatif dari seseorang yang ditujukan kepada anda, dan langkahkanlah kaki anda dengan penuh rasa percaya diri yang tinggi lagi mantap (cara ini bersifat umum dan dapat dilakukan oleh siapa saja).
b. Cara ini mempergunakan dzikiran - amalan-amalan yang terdapat dalam kitab suci Al-Qur’an - Al Kariim yang bersifat ilahi. Jika kita renungkan Al-Qur’an, maka akan mengingatkan kita sebagai manusia tentang adanya hubungan antara Al-Qur’an dengan dunia alam dan juga primordialitas wahyu Al-Qur’an yang seringkali menyatakan “kesadaran terhadap proses penciptaan alam semesta”, Karena dunia itu sendiri terdiri dari sesuatu yang terus menerus mengalir atau menjadi, sedangkan yang belum menjadi hanyalah merupakan refleksi wujud dan pola-pola dasar abadi yang terkandung di dalam firman atau kalam Tuhan. Dapat dikatakan bahwa Al-Qur’an sebagai suatu alam musikal yang merupakan suara dari firman Tuhan yang diembuskan ke hati Nabi dan kemudian ke para sahabat dan generasi-generasi selanjutnya. Bagi seseorang yang rajin melazimkan - membaca ayat-ayat suci Al-Qur’an maka arus jiwanya akan menuju Tuhan, dan dengan sendirinya membantu mempersatukan kembali jiwa yang telah disucikan oleh wahyu ilahi yang sakral, bagaikan lingkaran cahaya yang mengelilingi firman sakral dan kemilaunya dihidupkan oleh kehadiran - kemukjizatan kata, yang tak lain adalah ayat-ayat Tuhan yang suci.
Karena ayat-ayat suci Al-Qur’an merupakan kekuatan atau mukjizat, maka huruf-huruf dan kata-kata yang memvisualisasikan ayat-ayat Al-Qur’an, juga memerankan suatu mukjizat dan memperlihatkan kekuatan-kekuatannya sendiri. Seperti misalkan saja : surat Al-Fath (kemenangan) ayat : 1 s/d 5, yang menyatakan sebagai berikut :
Sesungguhnya kami telah memberikan kepadamu kemenangan yang nyata (QS : Al-Fath : 1). Supaya Allah memberi ampunan kepadamu terhadap dosamu yang telah lalu dan yang akan datang serta menyempurnakan nikmatnya atasmu dan memimpin kamu kepada jalan yang lurus (QS : Al-Fath : 2). Supaya Allah menolongmu dengan pertolongan yang kuat (banyak) (QS : Al-Fath : 3). Dialah yang telah menurunkan ketenangan ke dalam hati orang-orang mu’min supaya keimanan mereka (yang telah ada) bertambah. Dan kepunyaan Allah-lah tentara langit dan bumi dan adalah Allah maha mengetahui lagi maha bijaksana (QS : Al-Fath : 4) Supaya dia memasukkan orang-orang mu’min laki-laki dan perempuan ke dalam surga yang mengalir dibawahnya sungai-sungai. Dia menutupi kesalahan-kesalahan mereka. Dan yang demikian itu adalah keberuntungan yang besar di sisi Allah. (QS : Al-Fath : 5).
Lima ayat dari surat Al-Fath tersebut akan menjadikan bagi diri si pembacanya dan melazimkannya dengan secara rutin (Istiqomah) yakni suatu cahaya (nur) yang Allah masukkan dalam hati (qalbu) hambanya , untuk agar dapat menetralkan bahkan dapat untuk memusnahkan ilmu-ilmu yang disalah gunakan oleh si pemiliknya pada jalan yang tidak diridhoi Allah SWT. Karena cahaya (nur) yang mengeram dalam hati (qalbu) itu akan merupakan dan menjadikan perisai dari berbagai macam serangan-serangan gaib yang dilontarkan secara halus dan ditujukan pada diri kita, dan sekaligus akan membalikan arus negatif tersebut pada si pemilik ilmu itu sendiri. Hal tersebut dapat terjadi semuanya atas izin dan kuasa Allah SWT. semata. Maka lazimkanlah untuk membacanya pada tiap-tiap habis menjalankan sholat lima waktu (sholat wajib) sebanyak : 3 kali , dan jika hendak tidur malam serta akan keluar dari rumah lima ayat tersebut dibaca kembali sebanyak 3 kali pula. Jadikanlah lima ayat tersebut sebagai dzikiran sehari-harinya, Insya Allah apa-apa yang tersirat dalam hati anda akan terkabulkan dengan ijin-Nya. Bukankah dengan mengingat Allah (dzikrullah) itu hati akan menjadi tenteram..!!??
Dzikir merupakan buah dari visi spiritual sehingga dapat digunakan untuk menyampaikan pesan “intelektual” , dan juga untuk merangsang adanya transformasi kimiawi dalam jiwa manusia. Karena kata-kata dalam ayat-ayat Al-Qur’an itu akan mempunyai kekuatan denotasi dan konotasi, dan juga memiliki kekuatan sugesti dan penyadaran tentang pengetahuan “intuitif” yang ada dalam jiwa . Dzikir yang baik dan benar akan mempengaruhi pengakuan jiwa manusia terhadap adanya cahaya kebenaran - cahaya kemenangan - dan cahaya kedamaian.

9 JENIS ROH


Menurut ilmu batin pada diri manusia terdapat sembilan jenis Roh. Masing-masing roh mempunyai fungsi sendiri-sendiri. Ke sembilan macam roh yang ada pada manusia itu adalah sebagai berikut :
a. Roh Idofi (Roh Ilofi) : adalah roh yang sangat utama bagi manusia. Roh Idofi juga disebut �JOHAR AWAL SUCI�, karena roh inilah maka manusia dapat hidup. Bila roh tersebut keluar dari raga, maka manusia yang bersangkutan akan mati. Roh ini sering disebut �NYAWA�. Roh Idofi merupakan sumber dari roh-roh lainnyapun akan turut serta. Tetapi sebaliknya kalau salah satu roh yang keluar dari raga, maka roh Idofi tetap akan tinggal didalam jasad. Dan manusia itu tetap hidup. Bagi mereka yang sudah sampai pada irodat allah atau kebatinan tinggi, tentu akan bisa menjumpai roh ini dengan penglihatannya. Dan ujudnya mirip diri sendiri, baik rupa maupun suara serta segala sesuatunya. Bagai berdiri di depan cermin. Meskipun roh-roh yang lain juga demikian, tetapi kita dapat membedakannya dengan roh yang satu ini.Alamnya roh idofi beruoa nur terang benderang dan rasanya sejuk tenteram (bukan dingin). Tentu saja kita dapat menjumpainya bila sudah mencapai tingkat �INSAN KAMIL�.

b. Roh Rabani : Roh yang dikuasai dan diperintah oleh roh idofi. Alamnya roh ini ada dalam cahaya kuning diam tak bergerak. Bila kita berhasil menjumpainya maka kita tak mempunyai kehendak apa-apa. Hatipun terasa tenteram. Tubuh tak merasakan apa-apa.

c. Roh Rohani : Roh inipun juga dikuasai oleh roh idofi. Karena adanya roh Rohani ini, maka manusia memiliki kehendak dua rupa. Kadang-kadang suka sesuatu, tetapi di lain waktu ia tak menyukainya. Roh ini mempengaruhi perbuatan baik dan perbuatan buruk. Roh inilah yang menepati pada 4 jenis nafsu, yaitu :
* Nafsu Luwamah (aluamah)
* Nafsu Amarah
* Nafsu Supiyah
* Nafsu Mulamah (Mutmainah).
Kalau manusia ditinggalkan oleh roh rohani ini, maka manusia itu tidak mempunyai nafsu lagi, sebab semua nafsu manusia itu roh rohani yang mengendalikannya. Maka, kalau manusia sudah bisa mengendalikan roh rohani ini dengan baik, ia akan hidup dalam kemuliaan. Roh rohani ini sifatnya selalu mengikuti penglihatan yang melihat. Dimana pandangan kita tempatkan, disitu roh rohani berada. Sebelum kita dapt menjumpainya, terlebih dulu kita akan melihat bermacam-macam cahaya bagai kunang-kunang. Setelah cahaya-cahaya ini menghilang, barulah muncul roh rohani itu.

d. Roh Nurani : Roh ini dibawah pengaruh roh-roh Idofi. Roh Nurani ini mempunyai pembawa sifat terang. Karena adanya roh ini menjadikan manusia yang bersangkutan jadi terang hatinya. Kalau Roh Nurani meninggalkan tubuh maka orang tersebut hatinya menjaid gelap dan gelap pikirannya.
Roh Nurani ini hanya menguasai nafsu Mutmainah saja. Maka bila manusia ditunggui Roh Nurani maka nafsu Mutmainahnya akan menonjol, mengalahkan nafsu-nafsu lainnya.
Hat orang itu jadi tenteram, perilakunyapun baik dan terpuji. Air mukanya bercahaya, tidak banyak bicara, tidak ragu-ragu dalam menghadapi segala sesuatu, tidak protes bila ditimpa kesusahan. Suka, sedih, bahagia dan menderita dipandang sama.

e. Roh Kudus (Roh Suci) : Roh yang di bawah kekuasaan Roh Idofi juga. Roh ini mempengaruhi orang yang bersangkutan mau memberi pertolongan kepada sesama manusia, mempengaruhi berbuat kebajikan dan mempengaruhi berbuat ibadah sesuai dengan kepercayaan yang dianutnya.

f. Roh Rahmani : Roh dibawah kekuasaan roh idofi pula. Roh ini juga disebut Roh Pemurah. Karena diambil dari kata �Rahman� yang artinya pemurah. Roh ini mempengaruhi manusia bersifat sosial, suka memberi.

g. Roh Jasmani : Roh yang juga di bawah kekuasaan Roh Idofi. Roh ini menguasai seluruh darah dan urat syaraf manusia. Karena adanya roh jasmani ini maka manusia dapat merasakan adanya rasa sakit, lesu, lelah, segar dan lain-lainnya. Bila Roh ini keluar dari tubuh, maka ditusuk jarumpun tubuh tidak terasa sakit. Kalau kita berhasil menjumpainya, maka ujudnya akan sama dengan kita, hanya berwarna merah.
Roh jasmani ini menguasai nafsu amarah dan nafsu hewani. Nafsu hewani ini memiliki sifat dan kegemaran seperti binatang, misalnya: malas, suka setubuh, serakah, mau menang sendiri dan lain sebagainya.

h. Roh Nabati : ialah roh yang mengendalikan perkembangan dan pertumbuhan badan. Roh ini juga di bawah kekuasaan Roh Idofi.

i. Roh Rewani : ialah roh yang menjaga raga kita. Bila Roh Rewani keluar dari tubuh maka orang yang bersangkutan akan tidur. Bila masuk ke tubuh orang akan terjaga. Bila orang tidur bermimpi dengan arwah seseorang, maka roh rewani dari orang bermimpi itulah yang menjumpainya. Jadi mimpi itu hasil kerja roh rewani yang mengendalikan otak manusia. Roh Rewani ini juga di bawah kekuasaan Roh Idofi. Jadi kepergian Roh Rewani dan kehadirannya kembali diatur oleh Roh Idofi. Demikian juga roh-roh lainnya dalam tubuh, sangat dekat hubungannya dengan Roh Idofi.

BOROBUDUR


Berdasarkan atas tulisan yang terdapat pada “kaki” tertutup dari Candi Borobudur yang berbentuk huruf Jawa kuno yang berasal dari huruf pallawa, maka dapat diperkirakan tahun berdirinya Candi tersebut, yaitu pada tahun 850 Masehi, pada waktu pulau Jawa dikuasai oleh keluarga raja-raja Sailendra antara tahun 832-900. Jadi umurnya sudah lebih dari 1.000 tahun.Candi itu terdiri dari 2 juta bongkah batu, sebagian merupakan dinding-dinding berupa relief yang mengisahkan ajaran Mahayana. Candi tersebut berukuran sisi-sisinya 123 meter, sedang tingginya termasuk puncak stupa yang sudah tidak ada karena disambar petir 42 m. Yang ada sekarang tingginya 31,5 m. Pada hakekatnya Borobudur itu berbentuk stupa, yaitu bangunan suci agama Buddha yang dalam bentuk aslinya merupakan kubah (separoh bola) yang berdiri atas alas dasar dan diberi payung di atasnya.

Candi itu mempunyai 9 tingkat, yaitu : 6 tingkat di bawah,: "tiap sisinya agak menonjol berliku-liku, sehingga memberi kesan bersudut banyak. 3 tingkat diatasnya:'' berbentuk lingkaran. Dan yang paling atas yang disebut sebagai tingkat ke-10 adalah stupa besar ukuran diametrnya 9,90 m, tinggi 7 m.

Borobudur tidak memiliki ruang-ruang yang dulunya dipakai sebagai tempat memuja seperti candi-candi lainnya. Yang ada ialah lorong-lorong panjang yang merupakan jalan sempit, kedua tepinya dibatasi oleh dinding candi, mengelilingi candi tingkat demi tingkat.

Dari satu tingkat lainnya di empat penjuru terdapat pintu gerbang masuk ke tingkat lainnya melalui tangga. Di lorong-lorong inilah para umat Buddha diperkirakan melakukan upacara berjalan kaki mengelilingi candi ke arah kanan. Upacara itu disebut pradaksima

Sejarawan Belanda Dr. J.G. Casparis dalam desertasinya untuk mendapat gelar doctor pada tahun. 1950 mengemukakan, bahwa Borobudur yang bertingkat 10 menggambarkan secara jelas terlihat filsafat agama Buddha Mahayana yang disebut “Dasabodhisatwabhumi”.

Filsafat itu mengajarkan, bahwa setiap orang yang ingin mencapai tingkat kedudukan sebagai Buddha harus melampaui 10 tingkatan Bodhisatwa. Apabila telah melampaui 10 tingkat itu, maka manusia akan mencapai kesempurnaan dan menjadi seorang Buddha.

Perlu diketahui, bahwa menurut ajaran Buddha Mahaya, diamping Buddha Gautama yang kita kenal dalam sejarah, ada pula tokoh-tokoh Buddha lain-lainnya, masing-masing menurut jamannya, baik di jaman lampau maupun di jaman yang akan datang. Buddha di masa datang kini masih berada di dalam sorga dan masih bertingkat Bodhisatwa adalah calon Buddha di masa datang.

Dr. J. G. Casparis berpendapat, bahwa sebenarnya Borobudur merupakan tempat pemujaan nenek moyang raja-raja Sailendra, agar nenek moyang mencapai ke-Buddhaan.

Sepuluh tingkat Borobudur itu juga melambangkan, bahwa nenek moyang raja Sailendra yang mendirikan Borobudur itu berjumlah 10 orang. Berdasarkan prasasti Karangtengah bertahun 824 M dan prasati Kahulunan bertahun 824 M. Dr. J.G. Casparis berpendapat bahwa pendiri Borobudur adalah raja Sailendra bernama Samaratungga, kira-kira disekitar tahun 824. Bangunan raksasa itu kiranya baru dapat diselesaikan oleh puterinya yaitu Ratu Pramodawardhani.

Dalam hal tersebut para ahli belum terdapat kata sepakat.

Tingkatan –Tingkatan Borobudur

Pada tahun 1929 Prof. Dr. W.F. Stutterheim telah mengemukakan teorinya, bahwa Candi Borobudur itu hakekatnya merupakan “tiruan” dari alam semsta yang menurut ajaran Buddha terdiri atas 3 bagian besar, yaitu: (1). Kamadhatu; (2). Rupadhatu; dan (3). Arupadhatu.

Bagian “kaki” melambangkan Kamadhatu, yaitu dunia yang masih dikuasai oleh kama atau nafsu (keinginan) yang rendah, yaitu dunia manusia biasa seperti dunia kita ini.

Rupadhatu, yaitu dunia yang sudah dapat membebaskan diri dari ikatan nafsu, tetapi maish terikat oleh rupa dan bentuk, yaitu dunianya orang suci dan merupakan “alam antara” yang memisahkan “alam bawah” (kamadhatu) dengan “alam atas” (arupadhatu).

Arupadhatu, yaitu “alam atas” atau nirwana, tempat para Buddha bersemayam, dimana kebebasan mutlak telah tercapai, bebas dari keinginan dan bebas dari ikatan bentuk dan rupa. Karena itu bagian Arupadhatu itu digambarkan polos, tidak ber-relief.

Patung-patung Dhayani Buddha

Pada bagian Rupadhatu patung Dhayani Buddha digambarkan terbuka, ditempatka di lubang dinding seperti di jendela terbuka. Tetapi dibagian Arupadhatu patung-patung itu ditempatkan di dalam stupa yang ditutup berlubang-lubang seperti didalam kurungan. Dari luar masih tampak patung-patung itu samar-samar.

Cara penempatan patung seperti tersebut rupanya dimaksudkan oelh penciptanya untuk melukiskan wujud samar-samar “antara ada dan tiada” sebagai suatu peralihan makna antra Rupadhatu dan Arupadhatu.

Arupa yang artinya tidak berupa atau tidak berwujud sepenuhnya baru tercapai pada puncak dan pusat candi itu yaitu stupa terbesar dan tertinggi yang digambarkan polos (tanpa lubang-lubang), sehingga patung didalamnya sama sekali tidak tampak.

Stupa-stupa kurungan patung-patung di bagian Arupadhatu yang bawah bergaris miring, sedang lubang-lubang seperti yang diatasnya bergaris tegak.

Menurut almarhum Prof. Dr. Sucipta Wirjosaputro lubang-lubang seperti tersebut merupakan lambang tentang proses tingkat-tingkat lenyapnya sisa nafsu yang terakhir.

Lubang-lubang yang bergaris miring (lebih rendah dari lainnya) menggambarkan, bahwa di tingkat itu masih ada sisa-sisa dari nafsu, sedang pada tingkat di atasnya yang bergaris tegak menggambarkan nafsu itu telah terkikis habis, dan hati pun telah lurus.

Reliefnya panjang 3 km; arcanya 505 buah .Relief pada dinding-dinding candi Borobudur itu menurut Drs. Moehkardi dalam intisari jumlahnya ada 1460 adegan, sedang relief yang dekoratief (hiasan) ada 1212 buah. Panjang relief itu kalau disambung-sambung seluruhnya dapat mencapai 2.900 m, jadi hampir 3 km.
Jumlah arcanya ada 505 buah, terdiri dari : -Tingkat ke-1 Rupadhatu ditempat arca-arca Manushi Budha sebanyak 92 buah; -Tiga tingkat selebihnya masing-masing mempunyai 92 buah arca Dhyani Buddha; -Tingkat di atasnya mempunyai 64 arca Dhyani Buddha.

Selanjutnya di tingkat Arupadhatu terdapat pula arca-arca Dhyani Buddha yang dikurung dalam stupa, masing-masing tingkat sebanyak : 32, 24 dan 16 jumlah 72 buah.

Akhirnya di stupa induk paling atas, dahulunya terdapat pula sebuah patung Sang Adhi Buddha, yaitu Buddha tertinggi dalam agama Buddha Mahaya. Maka julah seluruhnya adalah 3 x 92 buah jumlah 432 + 64 + 1 = 505 buah.

Permainan angka yang mengagumkan.

Drs. Moehkardi mengemukakan adanya permainan angka dalam Candi Borobudur yang amat mengagumkan, sebagai berikut :

Jumlah stupa di tingkat Arupadhatu (stupa puncak tidak di hitung) adalah: 32, 24, 26 yang memiliki perbandingan yang teratur, yaitu 4:3:2, dan semuanya habis dibagi 8.

Ukuran tinggi stupa di tiga tingkat tsb. Adalah: 1,9m; 1,8m; masing-masing bebeda 10 cm. Begitu juga diameter dari stupa-stupa tersebut, mempunyai ukuran tepat sama pula dengan tingginya : 1,9m; 1,8m; 1,7m.

Beberapa bilangan di borobudur, bila dijumlahkan angka-angkanya akan berakhir menjadi angka 1 kembali. Diduga bahwa itu memang dibuat demikian yang dapat ditafsirkan : angka 1 melambangkan ke-Esaan Sang Adhi Buddha.




Perhatikan bukti-buktinya dibawah ini :

Jumlah tingkatan Borobudur adalah 10, angka-angka dalam 10 bila dijumlahkan hasilnya : 1 + 0 = 1. Jumlah stupa di Arupadhatu yang didalamnya ada patung-patungnya ada : 32 + 24 + 16 + 1 = 73, angka 73 bila dijumlahkan hasilnya: 10 dan seperti diatas 1 + 0 = 10.

Jumlah patung-patung di Borobudur seluruhnya ada 505 buah. Bila angka-angka didalamnya dijumlahkan, hasilnya 5 + 0 + 5 = 10 dan juga seperti diatas 1 + 0 = 1.

Sang Adhi Buddha dalam agama Buddha Mahaya tidak saja dianggap sebagai Buddha tertinggi, tetapi juga dianggap sebagai Asal dari segala Asal, dan juga asal dari keenam Dhyani Buddha, karenanya ia disebut sebagai “Yang Maha Esa”.

Demikianlah keindahan Borobudur sebagai yang terlihat dan yang terasakan, mengandung filsafat tinggi seperti yang tersimpan dalam sanubari bangsa Timur, khususnya bangsa kita.

Penemuan Borubudur

Tidak pernah terlintas oleh Pemerintah Hindia Belanda bahwa suatu ketika Nusantara ini akan dikuasai oleh Inggris. Gubernur Jenderal yang mengurusi masalah tanah jajahan di Timur, Lord Minto harus mendelegasikan kekuasaan di Nusantara ini kepada Letnan Gubernur Jendral Sir Thomas Stamford Raffles. Raffles mempunyai perhatian yang sangat besar terhadap budaya timur, sehingga ketika pada tahun 1814 mendapat laporan tentang ditemukannya reruntuhan yang diperkirakan candi, segera mengutus perwira zeni HC Cornelius untuk ke Bumi Segoro. Itulah awal diketemukannya Borobudur yang terpendam entah sejak kapan dan apa penyebabnya. Misteri yang sampai kini belum terungkap.

Sayang, tahun 1815 Inggris harus angkat kaki dan mengembalikan tanah jajahan kepada Belanda. Bagi Belanda, peninggalan sejarah juga tidak kurang menariknya. Pada 1834 Residen Kedu bernama Hartman yang baru dua tahun menduduki jabatan mengusahakan pembersihan Borobudur. Stupa yang ternyata puncak candi diketahui sudah menganga sejak ditangani Cornelius 20 tahun sebelumnya..

Selama kurun waktu 20 tahun itu tidak ada yang bertanggung jawab terhadap kawasan penemuan. Pada tahun 1842 Hartman melakukan penelitian pada stupa induk. Dalam budaya agama Buddha, stupa didirikan untuk menyimpan relik Buddha atau relik para siswa Buddha yang telah mencapai kesucian. Dalam bahasa agama, relik disebut saririka dhatu, diambil dari sisa jasmani yang berupa kristal selesai dilaksanakan kremasi. Bila belum mencapai kesucian, sisa jasmani tidak berbentuk kristal dan tidak diambil. Bila berupa kristal akan diambil dan ditempatkan di dalam stupa. Diyakini bahwa relik ini mempunyai getaran suci yang mengarahkan pada perbuatan baik. Pada setiap upacara Waisak, relik ini juga dibawa dalam prosesi dari Mendut ke Borobudur untuk ditempatkan pada altar utama di Pelataran Barat. Relik yang seharusnya berada di dalam stupa induk Borobudur hingga kini tidak diketahui siapa yang mengambil dan di mana disimpan.

Demikianlah, Borobudur yang ditemukan pada tahun 1814 mulai ditangani di bawah perintah Hartman antara lain dengan mendatangkan fotografer, pada tahun 1845 bernama Schaefer, namun hasilnya tidak memuaskan. Itulah sebabnya pada tahun 1849 diambil keputusan untuk menggambar saja bangunan Borobudur. Tugas mana dipercayakan pada FC Wilsen yang berhasilkan menyelesaikan 476 gambar dalam waktu 4 tahun. Ada seorang lagi yang ditugaskan untuk membuat uraian tentang Borobudur yang masih berupa duga-duga, yaitu Brumund. Hasil Wilson maupun Brumund diserahkan oleh Pemerintah Hindia Belanda kepada Leemans pada 1853 yang baru berhasil menyelesaikannya pada 1873 . Selama penggarapan gambar yang duga-duga itu, oleh Hartman Borobudur dijadikan tempat rekreasi. Pada puncaknya didirikan bangunan untuk melihat keindahan alam sambil minum teh. Pembersihan batu-batuan terus berlangsung, ditempel-tempel asal jadi menurut dugaan asal-asalan saja.

Anugerah untuk Raja

Borobudur dibersihkan dari hari ke hari, hingga makin menarik. Sungguh fantastis bagi para penguasa Belanda menikmati pemandangan indah di atas bangunan kuno yang sedemikian besar.

Pada tahun 1896, Raja Thai, Chulalongkorn datang ke Hindia Belanda. Sebagai penganut agama Buddha tentu tidak akan melewatkan untuk menyaksikan bangunan stupa yang didengung-dengungkan oleh para pejabat pemerintah kolonial. Entah bagaimana ceriteranya, Pemerintah Belanda menawarkan Raja untuk membawa bagian dari batu-batuan Borobudur. Menurut catatan tidak kurang dari 8 gerobak melalui Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Diantara yang diangkut ke Negara Gajah Putih tersebut ada 30 lempeng relief dinding candi, 5 buah patung Buddha, 2 patung singa dan 1 pancuran makara.

Bilamana kita berada di istana Raja Bhumibol Adulyagej kita dapat saksikan batu-batuan Borobudur yang terawat baik hingga kini. Sebagai negara yang sebagian besar menganut Buddha, rakyat menyampaikan hormat dihadapan patung Buddha asal Borobudur sebagai lambang kebesaran Gurunya.

Jadi, jauh sebelum batu-batuan Borobudur ditempatkan sebagaimana mestinya, bagian dari batu-batuan yang berada dalam istana dynasti Cakri telah diperlakukan dengan baik, karena keluarga raja di sana mengerti simbol-simbol yang terkandung dalam bagian kecil peninggalan agama yang dianutnya.

Pemugaran

Pada tahun 1882 ada usul untuk membongkar seluruh batu-batuan Borobudur untuk ditempatkan dalam suatu museum. Usul ini tidak disetujui, bahkan mendorong usaha untuk membangun kembali reruntuhan hingga berbentuk candi. Dorongan lain untuk lebih membuka tabir misteri dalah diketemukannya satu lantai lagi dibawah lantai pertama candi oleh Vzerman pada 1885.

Pada tahun 1900 dibentuklah Panitia Khusus perencanaan pemugaran Candi Borobudur. Setelah bekerja dua tahun, maka Panitia menyimpulkan bahwa tiga hal yang perlu diperhatikan dalam pemugaran yaitu:

Pertama : segera diusahakan penaggulangan bahaya runtuh yang sudah mendesak dengan cara memperkokoh sudut-sudut bangunan, menegakkan kembali dinding-dinding yang miring pada tingkat pertama, memperbaiki gapura-gapura, relung serta stupa, termasuk stupa induk.

Kedua : mengekalkan keadaan yang sudah diperbaiki dengan cara mengadakan pengawasan yang ketat dan tepat, menyempurnakan saluran air dengan jalan memperbaiki lantai-lantai serta lorong-lorong.

Ketiga : menampilkan candi dalam keadaan bersih dan utuh dengan jalan menyingkirkan semua batu-batuan yang lepas untuk dipasang kembali serta menyingkirkan semua bangunan tambahan.

Pada tahun 1905 keluarlah Keputusan Pemerintah Kerajaan Belanda yang menyetujui usul Panitia dengan penyediaan dana sebesar 48.800 gulden untuk menunjuk Insinyur zeni T.van Erp.

Pemugaran dimulai pada Agustus 1907 yang berhasil diselesaikan pada tahun 1911. Dengan demikian, Borobudur dapat dinikmati keindahannya secara utuh.

Setelah proklamasi kemerdekaan, pada tahun 1948 Pemerintah RI yang masih dalam penataan negara memperhatikan kerusakan Borobudur yang sudah diketahui sejak 1929 dengan mendatangkan dua orang ahli purbakala dari India. Sayang usaha ini tidak ada kelanjutannya. Pada tahun 1955 pemerintah RI mengajukan permintaan bantuan kepada Unesco untuk menyelamatkan berbagai candi di Jawa, tidak terkecuali Borobudur . Usaha lebih mantap baru dimulai pada tahun 1960 yang terhenti karena pemberontakan G.30.S/PKI ketika bangsa dan negara mengkonsentrasikan diri menyelematkan masa depan yang hampir saja dikoyak komunis.

Pemugaran candi secara serius baru terlaksana pada masa Orde Baru, melalui SK Presiden RI No.217 tahun 1968 tanggal 4 Juli 1968 dibentuk Panitia Nasional yang bertugas mengumpulkan dana dan melaksanakan pemugaran. Tahun berikutnya Presiden membubarkan Panitia tersebut dan membebankan tugas pemugaran kepada Menteri Perhubungan.

Tahun 1973 diresmikan permulaan pemugaran yang selesai pada tanggal 23 Februari 1983. Usaha penyelamatan ini adalah yang paling mantap dalam sejarah perawatan Borobudur .


Tiga Serangkai

Kapan Borobudur didirikan secara pasti belum ditemukan datanya. Dari Prasasti Karangtengah bertahun 824 M maupun Prasasti Sri Kahulungan bertahun 842 menyebutkan bahwa ada tiga buah candi yang didirikan untuk mengagungkan kebesaran Buddha, yaitu Mendut, Pawon dan Borobudur.

Bangunan yang dimaksud adalah Candi Mendut yang didirikan oleh Pramudyawardani, Candi Pawon yang didirikan oleh oleh Indra dan Borobudur yang didirikan oleh raja kondang dynasti Syailendra bernama Smaratungga. Enatah yang mana lebih dahulu didirikan, yang jelas ketiganya mempunyai makna tersendiri dan mempunyai keterikatan yang satu dengan yang lainnya.

Dari relief yang ada, Candi Mendhut didirikan untuk memperingati khotbah pertama Sang Buddha. Pada dinding itu jelas ditawarkan alternatif yang boleh dipilih oleh pengikut Sang Buddha, yaitu hidup meninggalkan keduniawian sebagai bhikkhu (pertapa) atau hidup dalam keduniawian demi kesejahteraan sesama menampilkan kemakmuran bagi bangsa dan negara. Buddha mengajarkan pemilihan termaksud dengan konsekwensi yang pasti dan jelas. Untuk mengetahui lebih mendalam tentang kehidupan hingga tercapainya Nibbana (Nirvana), maka di Borobudur dijelaskan secara rinci, dari kehidupan penuh nafsu, melalui kelahiran demi kelahiran baik dalam alam binatang, alam dewa atau pun alam manusia hingga akhirnya tidak ada kelahiran lagi yang dinamakan Nibbana itu.

Tetapi untuk mengetahui lebih mendalam akan makna yang tercantum pada dinding Borobudur, batin kita hendaknya dimatangkan dulu di Candi Pawon. Demikianlah makna perjalan ziarah agama Buddha menuju Borobudur.

Dari Mendhut, menyinggahi Pawon menuju Borobudur, bukannya sebaliknya dari yang termegah menuju awal mencari dharma. Ini juga dapat digambarkan kehidupan kita, mula-mula mencari pegangan hidup, memilih diantara alternatif yang tersedia kemudian melalui pendadaran yang penuh sepi dan keprihatinan untuk mencapai kejayaan. Ketiganya terletak pada satu garis lurus dari timur menuju barat.

Relief Borobudur

Bilamana kita ingin “membaca” semua relief yang ada pada dinding Candi Borobudur, kita harus mulai dari Gapura Timur. Pada lantai pertama, segera membelok ke kiri berjalan searah jarum jam yang disebut “pradaksina”. Sebagai relief pertama dilukiskan ketika Sang Bodhisatta (Bodhisatva) berada di sorga Tusita, dihantar oleh dewa ketika akan lahir sebagai manusia. Barulah pada dinding ke 13 dilukiskan ketika Permaisuri Maya bermimpi seekor gajah masuk ke dalam rahimnya sebagai pertanda akan melahirkan putra mahkota pada usia lanjut.

Mengelilingi dinding pertama hingga pada ujung Gapura Timur lagi dilukiskan ketika Sang Buddha membabarkan dhamma (dharma) untuk pertama kali dihadapan lima orang pertapa di Taman Isipatana. Kisah kehidupan ini disebut Lilitavistatara.

Membaca relief lantai kedua sampai dengan lantai keempat secara pradaksina dapat disaksikan penggambaran ketiga Sang Bodhisatta tumimbal lahir sebelum kelahirannya yang teakhir sebagai manusia Siddhattha (Siddhartha). Himpunan cerita ini ada yang melukiskan ketika hidup sebagai kelinci, gajah, manusia bahkan dewa. Cerita ini diambil dari kitab kelima dari Sutta Pitaka, bagian dari Khudaka Nikaya yang disebut Jataka. Cerita dari Jataka ini sangat disukai oleh anak-anak beragama Buddha, dan menjadikannya berkeyakinan akan adanya tumimbal lahir sebelum tercapainya Nibbana.

Mulai lantai kelima hingga ketujuh dindingnya tidak berelief. Kalau empat lantai sebelumnya berbentuk bujursangkar, tiga lantai tanpa relief yang disebut Arupa-Datu berbentuk lingkaran. Bagian kesembilan adalah stupa induk.

Masih ada lagi satu lantai basement (bawah tanah) yang hanya dibuka sedikit, disebut Kama-Datu, menggambarkan memenuhan nafsu. Empat lantai berrelief oleh ahli sejarah disebut Rupa-Datu. Itulah sebabnya Borobudur disebut juga “ bangunan suci sepuluh tingkat”. Bagi penggemar sejarah, Borobudur tidak mungkin disaksikan sekali, dua kali bahkan sepuluh kali. Ditelusuri seribu kalipun Borobudur tidak habis-habisnya bercerita. Pancaran Borobudur menembus batas waktu yang mengarungi abad demi abad memancarkan misi yang mengagungkan kebesaran Tuhan Yang Maha Esa. Borobudur bagaikan mutiara yang memancarkan sinar keagungannya sepanjang masa.

Friday, February 3, 2012

LAMBANG GRESIK


















Berdasarkan Peraturan Daerah Tingkat II nomor 3 tahun 1975 ditetapkan lambang Kabupaten Gresik seperti pada gambar diatas


Arti lambang diatas yaitu :
1. Lambang daerah merupakan cermin yang memberikan suatu gambaran tentang kedaan daerah.
2. Segi lima melambangkan Pancasila yang memberikan landasan sosial, kebudayaan, sejarah, dan aktivitas ekonomi.
3. Warna kuning melambangkan keluruhan budi dan kebijaksanaan, sedangkan warna tepi hitam melambangkan sifat tetap teguh dan abadi.
4. Kubah masjid melambangkan agama yang dianut mayoritas penduduk yakni agama Islam.
5. Rantai yang tiada ujung pangkal melambangkan persatuan dan kesatuan.
6. Segi lima sama kaki sebagai puncak kuba masjid melambangkan bahwa tidak ada kekuasaan yang tertinggi selain Tuhan Yang Mahakuasa.
7. Gapura berwarna abu-abu muda melambangkan pintu gerbang pertama masuk dalam suatu daerah sebagaimana penghubung antara keadaan luar dan dalam daerah.
8. Tujuh belas lapisan batu melambangkan tanggal tujuh belas yang mencetuskan revolusi Indonesia dalam membebaskan diri dari belenggu penjajah.
9. Ombak laut berjumlah delapan melambangkan bahwa pada bulan Agustus merupakan awal tercetusnya revolusi Indonesia.
10. Mata rantai empat puluh lima melambangkan bahwa pada tahun 1945 merupakan tonggak sejarah dan tahun peralihan dari zaman belenggu penjajahan menuju zaman kemerdekaan Indonesia yang jaya, kekal, dan abadi.
11. Cerobong asap melambangkan bahwa Kabupaten Gresik adalah daerah pengembangan industri yang letaknya amat strategis bila ditinjau dari persilangan komunikasi baik darat, laut, maupun udara.
12. Perahu layar, garam, ikan, dan tanah melambangkan bahwa mata pencaharian masyarakat Kabupaten Gresik adalah nelayan.
13. Sesanti Kabupaten Gresik berbunyi “Satya Bina Kertaraharha”. Satya berarti kesetiaan, Bina berarti membina, dan Kertaraharja berarti sejahtera.